Connect With Us

Asik, Transport Kader Kesehatan di Tangsel Naik

Bastian Putera Muda | Selasa, 19 November 2013 | 16:39

Airin ketika dalam sambutan acara Dinas Kesehatan. (Bastian / TangerangNews)


TANGSEL-Ribuan kader kesehatan se-kota Tangsel  bakal mendapatkan kenaikan uang transportasi.  Kenaikan tersebut akan terjadi di tahun 2014. Ribuan kader kesehatan tersebut  diperkirakan mendapatkan dana sebesar Rp 900 ribu  dari sebelumnya Rp 700 ribu per tahun per orang.
 
"Kami mengusulkan kenaikan sebesar Rp 200 dari  Rp 700 ribu. Tapi kan masih dalam pembahasan  DPRD. Mudah-mudahan saja disetujui," ungkap  Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas  Kesehatan Kota Tangsel, Iin Sofiawati usai  pembinaan kader kesehatan di Serua, Ciputat,  Selasa (19/11).
 
Dikatakan, sejak 2011, pihaknya sudah  menggulirkan uang transport tersebut sebesar  Rp500 ribu per orang per tahun. Sementara, di 
2012 dan 2013 naik menjadi Rp 700 ribu. Setiap  tahun-nya uang transport tersebut terus 
meningkat. Saat ini sebanyak 8.000 kader  kesehatan yang terdata. Namun, yang mendapatkan  uang transport sebanyak 5.196 kader kesehatan.
 
"Ini bentuk perhatian dari Pemkot karena memang  kesehatan pada masyarakat sangat penting," 
katanya.
 
Kata dia, di tahun mendatang jumlah kader kesehatan terus meningkat. Namun, tidak semua  kader kesehatan mendapatkan uang transport. 
 Karena ada beberapa persyaratan yang harus  dipenuhi.  "Salahsatunya, sudah dua tahun menjadi kader  kesehatan aktif. Selain itu, satu kader  kesehatan mewakili 20 Kepala Keluarga," terangnya.
 
Menurutnya saat ini kenaikan uang transport  tersebut masih dalam pembahasan DPRD Kota  setempat. Ia berharap DPRD bisa mengakomidir,  kebutuhan kader kesehatan yang menjadi ujung  tombak kesehatan di masyarakat. 
 
"Adanya peningkatan kebijakan ini untuk  memotivasi kader kesehatan untuk menignkatkan  kinerja dalam lingkungan masyarakat," ujarnya. 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill