Connect With Us

Waspada Flu Burung! Puluhan Ayam Mati Mendadak di Serpong

Bastian Putera Muda | Minggu, 19 Januari 2014 | 13:07

Warga di Serpong resah karena ayam peliharaannya mati mendadak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)



TANGSEL-Warga Kampung Babakan RT 05/02, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel resah lantaran puluhan ayam peliharaan warga mati secara mendadak.
Peristiwa tersebut membuat khawatir, karena mereka menduga ayam yang mati itu  karena terjangkit flu burung.

Salah seorang pemilik ayam bernama Sadir,72, mengatakan, ayam mati mendadak pertama kali terjadi pada Jumat (17/1) pagi. Padahal, sebelumnya hewan ternak tersebut tidak terlihat  sakit. Namun, pagi harinya sudah mati. "Pas pagi mah tidak ada yang sakit ayamnya. Saya juga kaget pas pagi-pagi ayam pada mati," katanya, Minggu (19/1).

Menurutnya setelah hewan peliharaannya mati mendadak warga was-was karena dikhawatirkan flu burung dan bisa menyebar ke warga sekitar.
"Kalau orang sini sih bilangnya penyakit 'lentuk'. Gejalanya hampir sama dengan flu burung," ucapnya.

Dirinya mempunyai tiga kandang yang diisi sekira 20 ekor ayam. Namun, ayam-ayam yang mati tidak hanya dialami dirinya sendiri.
"Ayam tetangga yang lain juga ada yang mati mendadak," ujarnya.

Supriyadi tetangga Sadir  menuturkan, masyarakat was-was dengan kejadian tersebut. Karenanya, warga kemudian melaporkan kepada dinas terkait. "Sudah kami laporkan ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Esok harinya, ada petugas yang datang dan memeriksa ayam yang mati," terangnya. Berdasarkan penuturan petugas, sambung Supriyadi hasil pemeriksaan awal negatif flu burung.
"Hari senin petugasnya akan datang lagi untuk observasi, ucapnya.

Kasi Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tangsel Riesma mengatakan, petugas sudah ke lokasi dan memeriksa lokasi. Namun, hasil pemeriksaan negatif flu burung."Salahsatu penyebabnya karena cuaca yang kurang bagus. Hari Senin ini akan kembali pemeriksaan kembali," katanya.
WISATA
Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Stan Batik Umi Aiman Ajarkan Membatik Gratis di Festival Cisadane 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55

Di antara deretan stan UMKM yang meramaikan Festival Cisadane 2026, Batik Umi Aiman dari Kecamatan Larangan menjadi salah satu yang paling banyak didatangi pengunjung.

BANTEN
Program Badak Hitam PLN UID Banten Raih Lestari Award 2026, Ubah Lahan Tidur Jadi Sentra Pangan Rendah Karbon

Program Badak Hitam PLN UID Banten Raih Lestari Award 2026, Ubah Lahan Tidur Jadi Sentra Pangan Rendah Karbon

Kamis, 23 Juli 2026 | 22:12

PT PLN (Persero)Unit Induk Distribusi (UID) Banten meraih Lestari Award 2026 pada kategori Innovative Partnership melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badak Hitam Low Carbon Smart Farming.

KAB. TANGERANG
Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35

Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill