Connect With Us

Siapkan 1.000 Pengacara, NasDem Waspadai Kecurangan

Dira Derby | Senin, 24 Februari 2014 | 10:18

Hermawi Caleg NasDem Harap masalah DPT segera Diselesaikan (Bastian / TangerangNews)


TANGERANG-Setelah sukses menggelar apel siaga yang dihadiri hampir 200 ribuan kader di Gelora Bung Karno , Senayan, Jakarta pada  Minggu (23/2).  Kini banyak pihak mengingatkan Partai NasDem untuk mewaspadai berbagai bentuk kecurangan yg mungkin akan terjadi saat Pemilihan Legislatif (Pileg) nanti.

"Banyak politisi mengingatkan kami untuk mencermati dan mewaspadai berbagai bentuk kecurangan yg mungkin akan terjadi nanti," ujar Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP NasDem Hermawi Taslim.

Menurutnya, beberapa dari politisi itu  justru merupakan otak (master mind) dari tindakan curang pada pemilu-pemilu sebelumnya.

"Mereka sekarang sudah tidak berpartai lagi, yah udah tobatlah. Dan mereka sepertinya ingin menebus dosa," katanya.

Menurutnya kecurangan tersebut diantaranya didorong oleh perasaan kalap, gelap mata   dan kalut yang dialami oleh beberapa partai besar atas  permasalahan hukum yang menjerat para kadernya.

"Artinya mereka mungkin akan bertindak gegabah dan curang untuk mempertahankan hasil suara yang kelihatannya akan melorot pada Pileg April nanti. Dan kalau itu terjadi, pastilah partai NasDem yang paling dirugikan karena sebagai partai baru kami masih belum berpengalaman dalam mengamankan hasil suara," ujar caleg NasDem dapil Banten 3 Tangerang Raya itu.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Hermawi Partai besutan Surya Paloh tersebut akan membekali para saksinya dengan berbagai materi pada saat bimbingan teknis (bintek) nanti, dan  menyiapkan 1.000 pengacara dari pengurus BAHU se- Indonesia yang sudah ditraining baik oleh Mahkamah Konstitusi untuk sengketa pemilu maupun ditraining oleh DPP BAHU dalam menangani tindakan kecurangan yang harus dibawa ke pengadilan.

"NasDem akan menyeret pihak manapun ke meja hijau jika mencoba main curang dalam pemilu Nanti," terangnya.

Prinsip partai NasDem, menginginkan agar dalam pemilu nanti semua partai bersikap ksatria.

"Menang terhormat kalah bermartabat," ucapnya.

Untuk dapil banten 3, kata dia,  sudah terdaftar 57 lawyer baik dari internal BAHU maupun dari lawyer profesonal yang tergerak untuk melihat Pemilu yang jurdil. "Mereka akan kami terjunkan dalam persidangan di pengadilan nantinya," katanya.
WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill