Connect With Us

Mayat dalam Freezer, Kapolres : Ada Cinta Segitiga

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 12 April 2014 | 20:13

| Dibaca : 3139

Freezer tempat Suwarno disimpan setelah dibunuh pada Jumat (12/4/2014). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Peristiwa pembunuhan sadis terhadap Suwarno pemilik kios Bakso di Jalan Bhayangkara II, Paku Jaya, Serpong Utara,   Kota Tangsel menurut pengakuan pelaku karena dendam. 
 
Rizki diketahui yang juga karyawan korban, mengaku dendam karena Suwarno memacari ibunya. Pelaku yang ditangkap di Martapura, Palembang menjelaskan itu kepada petugas kepolisian seusai ditangkap.
 
 Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap mengakui dendam yang melatarbelakangi pembunuhan itu. "Untuk sementara pengakuan tersangka adalah dirinya dendam kepada korban, karena korban memacari ibunya. Karena akibat itu, ibunya cerai dengan ayahnya," ujar Kapolresta kepada wartawan Sabtu (12/4/2014).
 
 ‎Kapolres menambahkan, tersangka yang merasa tidak suka dengan ulah Suwarno akhirnya membunuh pelaku dan melarikan diri ke Martapura di Lampung. "Sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran," terangnya. 

Diketahui dalam pembunuhan tersebut, mayat Suwarno disimpan di dalam freezer tempat biasa Suwarno menyimpan bakso. Peristiwa pembunuhan tersebut ‎terjadi pada Jumat (11/04). 
HIBURAN
Cerai! Gisel : Tak Sesenang Yang Kau Pikirkan

Cerai! Gisel : Tak Sesenang Yang Kau Pikirkan

Rabu, 16 September 2020 | 14:21

Gisella Anastasia mengakui jika berpisah dengan Gading Marten tak lantas memberinya kesenangan. Bahkan, Gisella Anastasia menyebut jika perceraian dengan Gading tak seenak yang dipikirkan.

KOTA TANGERANG
Jalan dekat Airnav Tangerang Rusak Parah Mirip Venue Offroad

Jalan dekat Airnav Tangerang Rusak Parah Mirip Venue Offroad

Sabtu, 19 September 2020 | 15:25

TANGERANGNEWS.com–Ruas Jalan Juanda di Neglasari, Kota

BANTEN
Jakarta Terapkan PSBB Diperketat, Banten akan Menyesuaikan 

Jakarta Terapkan PSBB Diperketat, Banten akan Menyesuaikan 

Jumat, 11 September 2020 | 19:27

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menyesuaikan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diketatkan seperti DKI Jakarta

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute