Connect With Us

26 Pasien RSU Tangsel Ikutan Nyoblos

Bastian Putera Muda | Rabu, 9 Juli 2014 | 18:09

Warga Kota Tangerang usai memilih dalam Pilkada Kota Tangerang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGSEL- KPU menyiapkan dua tempat pemungutan suara (TPS) keliling untuk pasien di Rumah Sakit Umum Kota Tangsel.Para pasien yang dirawat di rumah sakit Tangsel sangat antusias menyalurkan hak suaranya di Pilpres kali ini.

Sebanyak tiga petugas dari TPS 8 Kelurahan Pamulang Barat membawa peralatan pencoblosan seperti kardus, surat suara, paku dan tinta. Petugas ini juga dikawal dua orang petugas dari kepolisian. Para petugas yang didampingi pihak RSU menyambangi ruang inap dari lantai empat, dua dan UGD.

Kasubag umum dan PEP RSU Kota Tangsel Oco mengatakan, pihaknya memfasiltasi pasien untk menggunakan hak pilihnya dalam pilpres.

"Ada 26 pasien yang mencoblos di ruang rawat inap," katanya.

Menurut dia, pasien rawat inap tersebut tidak bisa melakukan pencoblosan di tempat tinggalnya. Untu itu, pihaknya memfasilitasi dengan menggandeng TPS terdekat dengan lokasi RSU.

"Sehari sebelumnya yang terdata ada 30 pasien lebih. Namun, sore kemarin beberapa pasien diperbolehkan pulang," ujarnya.

Selain pasien, kata dia, 62 pegawai di RSU yang berlokasi jalan raya Padjajaran, Pamulang itu juga turut melakukan hal pilihnya. Namun, tidak melakukan pencoblosan di RSU melainkan di TPS terdekat RSU.

"Semua pegawai maupun tim medis kita berikan waktu untuk melakukan pencoblosan," ucapnya.

Romlah (64), warga Pondok Cabe, Pamulang yang dirawat usai operasi besar ini tersenyum lebar setelah melakukan pencoblosan.
"Ikut nyoblos, saya tidak disini (domisili), saya tinggal di Pondok Cabe, menggunakan KTP saja," katanya.

Dalam kondisi urgen,  pasien yang ingin memberikan hak suaranya dapat menggunakan formulir A5 ataupun KTP, dengan cara ditunjukan kepada petugas KPPS. Namun, dirinya enggan menjawab saat ditanya mencoblos memilih capres nomor berapa.

"Saya pilih yang menang saja," ujarnya sambil tersenyum.
 
OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KAB. TANGERANG
Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Senin, 6 Juli 2026 | 14:09

Praktik prostitusi tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum usai di Kabupaten Tangerang. Memanfaatkan aplikasi, para pelaku menggunakan modus online dengan menjadikan kamar kontrakan sebagai tempat transaksi esek-sesek

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill