Connect With Us

Cerita Mistis Stasiun Rawa Buntu, Seorang Pria Tersambar KA

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Agustus 2014 | 10:41

Stasiun Rawa Buntu (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGSEL-Sungguh nahas. Berniat sedang menyeberang rel, seorang pria tewas tersambar kereta api yang melintas di dekat Stasiun KA Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Jasad korban yang hancur masih tergeletak di lintasan rel, Senin (25/08).

Suhaedi, seorang saksi mata yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa, sang korban terlihat melamun sebelum tersambar, jadi dia tidak memperhatikan kereta yang sedang melintas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.45 WIB ini membuat banyak orang di sekitar berkerumun. Petugas keamanan stasiun juga sudah berada di lokasi. “Tapi masih di situ mayatnya,” terang Suhaedi.

Kejadian tertabraknya penyeberang jalan, menurut Suhaedi kerap terjadi di lintasan rel yang berada di Jl Raya Ciater, Desa Rawa Mekar Jaya ini.

“Kalau cerita mistisnya memang di sini sering kejadian nabrak, katanya sih ada setan budeg,” ujar Suhaedi menceritakan cerita mistis yang kerap didengar warga setempat.
 
 
HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill