Connect With Us

Cerita Mistis Stasiun Rawa Buntu, Seorang Pria Tersambar KA

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Agustus 2014 | 10:41

Stasiun Rawa Buntu (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGSEL-Sungguh nahas. Berniat sedang menyeberang rel, seorang pria tewas tersambar kereta api yang melintas di dekat Stasiun KA Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Jasad korban yang hancur masih tergeletak di lintasan rel, Senin (25/08).

Suhaedi, seorang saksi mata yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa, sang korban terlihat melamun sebelum tersambar, jadi dia tidak memperhatikan kereta yang sedang melintas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.45 WIB ini membuat banyak orang di sekitar berkerumun. Petugas keamanan stasiun juga sudah berada di lokasi. “Tapi masih di situ mayatnya,” terang Suhaedi.

Kejadian tertabraknya penyeberang jalan, menurut Suhaedi kerap terjadi di lintasan rel yang berada di Jl Raya Ciater, Desa Rawa Mekar Jaya ini.

“Kalau cerita mistisnya memang di sini sering kejadian nabrak, katanya sih ada setan budeg,” ujar Suhaedi menceritakan cerita mistis yang kerap didengar warga setempat.
 
 
TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill