Connect With Us

Cerita Mistis Stasiun Rawa Buntu, Seorang Pria Tersambar KA

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Agustus 2014 | 10:41

Stasiun Rawa Buntu (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGSEL-Sungguh nahas. Berniat sedang menyeberang rel, seorang pria tewas tersambar kereta api yang melintas di dekat Stasiun KA Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Jasad korban yang hancur masih tergeletak di lintasan rel, Senin (25/08).

Suhaedi, seorang saksi mata yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa, sang korban terlihat melamun sebelum tersambar, jadi dia tidak memperhatikan kereta yang sedang melintas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.45 WIB ini membuat banyak orang di sekitar berkerumun. Petugas keamanan stasiun juga sudah berada di lokasi. “Tapi masih di situ mayatnya,” terang Suhaedi.

Kejadian tertabraknya penyeberang jalan, menurut Suhaedi kerap terjadi di lintasan rel yang berada di Jl Raya Ciater, Desa Rawa Mekar Jaya ini.

“Kalau cerita mistisnya memang di sini sering kejadian nabrak, katanya sih ada setan budeg,” ujar Suhaedi menceritakan cerita mistis yang kerap didengar warga setempat.
 
 
TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill