Connect With Us

Airin Diduga Terlibat Kasus Alkes

Bastian Putera Muda | Senin, 6 Oktober 2014 | 21:08

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany secara simbolis menyerahkan kacamata kepada anak-anak. (Bastian / TangerangNews)

TANGSEL- Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany hingga kini belum juga mengganti Kepala Dinas Kesehatan Dadang M epid yang tersangkut kasus dugaan korupsi pembangunan puskesmas tahun anggaran 2011-2012.
 
Belum digantinya Dadang menimbulkan sejumlah kecurigaan pengamat bila Airin diduga turut bermain dalam sejumlah proyek di Dinkes tersebut.
 
Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Danhil Azhar tidak percaya Airin tidak tahu kasus yang menjerat Dadang M epid.
 
Musababnya, proyek proyek besar di Kota Tangsel diatur Tubagus Chairi Wardana alias Wawan yang juga turut menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Maka itu mustahil Airin sebagai kepala daerah yang juga istri Wawan, tidak mengetahuinya.
 
“Pasti sepengetahuan Airin, tidak mungkin Dadang bermain tanpa ada persetujuan dari walikota. Dasar ini juga yang menjadi alasan kenapa Airin belum juga menonaktifkan Dadang,” katanya, saat  konfrensi pers  di Serpong, Senin (6/10).
 
Danhil mengungkapkan metode korupsi di Banten kerap memanfaatkan jejaring birokrat. Dimana birokrat menjadi operator bagi kepentingan bisnis pengusaha dan penguasa. Di Tangsel pemainnya adalah Wawan,dan operatornya para birokrat. Dari asumsi ini bisa diketahui, bila Airin mengetahui pola permainan yang kerap dipakai Wawan.
 
“Masa teman satu kasur tidak tahu, rasanya mustahil,” katanya setengah berkelakar.
 
Aktivis Indonesia Coruption Watch (ICW) Ade Irawan mengatakan tidak diberhentikannya Dadang karena keduanya memiliki hubungan saling menguntungkan. Bisa jadi Dadang memiliki kartu truft yang bisa membuat Airin tersandung dalam kasus serupa.
 
Ia memprediksi ada deal tertentu antara kedua, hingga sampai dipenjara Dadang belum juga diberhentikan sebagai orang nomor satu di Dinkes Kota Tangsel. 
 
Meski ada deal tertentu, Ade sangat yakin Airin terlibat dalam kasus di dinkes. Ia pun memprediksi penetapan tersangka Airin hanya tinggal menunggu waktu. “Bukan saya mendahului wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persoalan ini. Tapi keyakinan saya, Airin tidak lama lagi jadi tersangka,” katanya.
 
NASIONAL
Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Makin Gampang, Bayar Listrik dan Token PLN Bisa Lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:32

PT PLN (Persero) menggandeng 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia untuk menyediakan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:07

Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.

KAB. TANGERANG
PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui UP3 Cikupa memberikan edukasi keselamatan listrik kepada siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill