Connect With Us

Hebat! RSUD Tangsel Layani Pasien PMKS

Bastian Putera Muda | Rabu, 8 Oktober 2014 | 19:11

Hebat! RSUD Tangsel Layani Pasien PMKS (Dira Derby / TangerangNews)

 
TANGSEL-Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Tangsel mendapatkan jaminan kesehatan dari Pemkot Tangsel. Ini merupakan komitmen Pemkot Tangsel dalam menyelesaikan penanganan permasalahan PMKS. 
 
Untuk itu, melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangsel bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi (SKPD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BPMPPKB) serta Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) saat sedang membuat aturan main untuk penanganan PMKS. Pasalnya, penanganan PMKS harus melibatkan SKPD dan stake holder. 
 
Penanganan PMKS ini tertuang pada Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 21 tahun 2013 Tentang Pembebasan Retribusi Pelayanan Kesehatan.
 
Direktur RSUD Kota Tangsel Maya Mardiana yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel Tri Utami mengatakan untuk permasalahan PMKS harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat serta SKPD.
 
"Saat ini RSU bersama SKPD lain sedang menggodok alur penatalaksanaan PMKS," ungkapnya. 
 
Penatalaksanaan ini juga untuk memberikan  pelayanan terhadap pasien PMKS dan sesuai dengan Standar Prosedur Pelayanan (SOP) agar dapat melayani PMKS denga baik.
 
 RSUD Kota Tangsel menyiapkan dua dokter spesialis untuk menangani pasien PMKS penyakit kejiwaan skizofrenia dan HIV AIDS. Namun, jika tidak tertangani di RSU setempat. Pasien dapat di rumah sakit rujukan yang sudah bekerjasama dengan Pemkot Tangsel dan BPJS.
 
Bagi pasien PMKS yang hendak dirawat di RSU harus melengkapi dengan persyaratan. Salahsatunya adalah surat rekomendasi dari dinsosnakertrans. Pasalnya, dinas tersebut yang memverifikasi pasiean sebelum dibawa ke RSU. Selain itu, melengkapi surat rujukan dari Puskesmas setempat (PPK I). Kemudiam, surat rujukan dari RS (PPK II) serta surat pengantar pengesahan dari dinas kesehatan.
 
"Kalau perlengkapannya sudah ada. Kami bakal melayani pasien. Namun, jika dalam keadaan gawat darurat. Keluarga pasien diberikan waktu 2x24 jam untuk mengurus persyaratan," ujarnya.   
 
Adapun rumah sakit rujukan untuk PPK II yakni RSU Kota Tangsel untuk pelayana umum spesialistik, RS Cinta Kasih untuk layanan ibu dan anak spesialistik, RS Medika BSD untuk pelayanan umum spesialistik, RS Bhineka Bhakti Husada untuk layani umum spesialistik, RS Ichsan Medical Centre untuk layani umum spesialistik serta klinik Cipta Husada untuk layanan Hemadiolisa.
       
Sedangkan, untuk rumah sakit PPK III yakni RSU Kabupaten Tangerang untuk layani umum Sub spesialistik, RSUP Fatmawatiuntuk layanan HIV/AIDS dan narkoba sub spesialistik, RSUP Persahabatan untuk layanan penyakit paru sub spesialistik, RSUPN Cipto Mangunkusumo untuk layanan umum sub spesialistik, RSJP Harapan Kita untuk layanan penyakit jantung dan sub spesialistik, RSAB Harapan Kita untuk layanan ibu dan anak sub spesialistik, RS Jiwa Soeharto Heerdjan untuk layanan penyakit jiwa spesialistik dan RS Jiwa Dr. Mardzuki untuk layanan penyakit jiwa sub spesialistik.
 
"Dengan adanya kebijakan ini, penanganan PMKS di Kota Tangsel dapat teratasi," katanya.(ADV)
 
TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill