Connect With Us

Ganggu Akses, Warga Larang Bintaro Jaya Bangun Drainase

Bastian Putera Muda | Rabu, 22 Oktober 2014 | 20:31

Logo Bintaro Jaya (TangerangNews / TangerangNews)

 
PONDOK AREN-Puluhan warga Kampung Rawa Barat dan warga Kampung Utan, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Rabu (22/10) pagi sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi proyek pembuatan drainase (saluran air) yang berada di Jalan Kucica Bintaro Sektor 9. 
 
Tak hanya mendatangi proyek pembuatan gorong-gorong yang diketahui dikerjakan oleh  pengembang PT. Bintaro Jaya Property itu dihentikan warga. 

Penggalian tanah sedalam hampir dua meter dan memiliki panjang mencapai 50 meter yang akan dipasangi wadah saluran air dari perumahan Bintaro tersebut. Menurut salah seorang warga RW 16 Yanto  mengatakan, proses pembuatan gorong-gorong tersebut sejak awal tidak melibatkan warga RW 05 maupun warga RW 016. Padahal, gorong-gorong tersebut berada diatas lahan aset Pemerintah Kota Tangsel.
 
"Jelas saja ini yang membuat kami kecewa.  Seharusnya pihak pengelola Bintaro saat mau  memulai pembuatan gorong-gorong, kami di ajak musyawarah," ungkapnya.
 
Dikatakan, dirinya mempersilahkan pengembang membangun gorong-gorong, tetapi harus melalui jalan musyawarah terlebih dahulu.
 
"Itu kan akses utama antara warga Kampung Utan dengan Kampung Rawa, namun kenapa musyawarah hanya melibatkan pihak RW 03 Kampung Utan saja, seharusnya kita juga dilibatkan," ucapnya.
 
"Jangan langsung membongkar terus tanam  material. Akses juga terganggu," katanya.
 
Lurah Pondok Pucung, H. Zaenudin HK menuturkan warga dipersilahkan menyampaikan keluhannya  terkait adanya pembuatan gorong-gorong tersebut. Dirinya juga siap memediasikan warga dengan pengelola PT. Bintaro JRP terkait masalah tersebut.
 
"Semua keluhan masyarakat, pihak kelurahan siap melakukan mediasi. Sebab, semua itu untuk kepentingan warga. Apalagi pembuatan gorong-gorong tersebut bertujuan untuk meminimalisir banjir," ucapnya.
 
 
 
NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill