Connect With Us

Survei KHL Tangsel Belum Rampung

Bastian Putera Muda | Rabu, 29 Oktober 2014 | 18:04

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

 
SERPONG-Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Tangsel belum bisa menentukan nilai Kebutuhan  Hidup Layak (KHL) untuk menentukan upah buruh yang layak di tahun 2015 nanti. Saat ini, survei KHL masih belum rampung.
 
Anggota Depeko Tangsel dari perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Yakub Ismail mengatakan dalam survei KHL, masih kurang enam komponen untuk memperkuat data valid soal KHL di 2014. Enam komponen tersebut yakni biaya listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), biaya air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), biaya transportasi dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), biaya tabloid, rekreasi dan biaya kontrakan rumah.
 
"Enam komponen itu belum ada. Jadi KHL belum bisa ditentukan," ungkap Yakub menjelaskan kepada wartawan usai pleno KHL di Sekretariat Depeko Tangsel, Rabu (29/10).
 
Dari keenam komponen tersebut, tiga di antaranya butuh rekomendasi dari instansi terkait. Depeko butuh rekomendasi dari PLN, Dishubkominfo Kota Tangsel dan PDAM. Untuk itu Depeko butuh surat pengantar dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel.
 
"Kalau enam komponen itu sudah terpenuhi, pleno berikutnya, kami (Depeko) punya data valid soal survei KHL," paparnya.
 
Saat ini, prediksi penentuan KHL masih mengacu pada hasil survei 2013. Tahun 2013 nilai KHL berkisar di angka Rp2.250.000. Untuk tahun 2014, survei sudah dilakukan hanya saja masih kurang enam komponen tersebut.
 
"Ya prediksi dari kita masih sama angkanya dari tahun 2013," ucapnya.
 
Soal isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pihaknya, lanjut Yakub juga menunggu reaksi pemerintah. Apakah kenaikan tersebut bisa tersentral dari pemerintah pusat atau bisa diakomodir oleh pemerintah daerah. Jika kenaikan BBM itu bisa diakomodir oleh Pemerintah Daerah, pastinya ada subsidi dalam hal ini.
 
KOTA TANGERANG
Polisi Ungkap Sabu hingga Ribuan Obat Berbahaya di Tangerang, 44 Tersangka Diamankan 

Polisi Ungkap Sabu hingga Ribuan Obat Berbahaya di Tangerang, 44 Tersangka Diamankan 

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:10

Peredaran narkoba dan obat berbahaya di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota cukup marak. Sepanjang September 2026, polisi mengungkap 37 kasus dengan total 44 tersangka.

TANGSEL
Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Viral! Pedagang Sate Padang di Bintaro Dipalak Preman Rp200 Juta hingga Dikalungin Celurit

Rabu, 30 September 2026 | 17:58

Aksi pemalakan meresahkan yang menimpa seorang pedagang Sate Padang Sektor 9 Group di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), viral di sosial media.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill