Connect With Us

Sedang main judi, Ibu-ibu di Gang Darussalam ditangkap

Keating | Senin, 1 Desember 2014 | 18:06

Sedang main judi, Ibu-ibu di Gang Darussalam ditangkap (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG SELATAN-Aksi perjudian yang merupakan penyakit masyarakat masih menjamur. Bahkan pelakunya adalah ibu rumah tangga.   Empat tersangka yang tertangkap tangan oleh petugas kepolisian adalah  warga Kedaung, Pamulang.

 Mereka tertangkap tangan sedang asik main judi jenis kartu remi di rumah salah seorang tersangka yang berinisial MY, di Gang Darussalam, Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penangkapan dilakukan,  setelah warga sekitar rumah tersangka resah atas lapak judi yang digelar oleh pelaku. Akhirnya, warga mengadukannya kepada petugas  Polsek Pamulang.

Tak lama kemudian, petugas polisi berpakaian preman diterjunkan untuk mengecek kebenaran laporan warga tersebut. Dan benar saja,  saat penggerebekan terdapat empat orang sedang bermain judi remi.

"Penggerebekan judi dilakukan setelah pihak polsek mendapat laporan dari warga Gang Darussalam pada siang hari.  Kami dapati empat orang, dua orang laki-laki dan dua orang ibu-ibu sedang bermain kartu remi dengan uang pasangan Rp 5.000," ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya.

Dari rumah MY, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang judi sebanyak Rp200 ribu.   Rinciannya adalah, uang pecahan satu lembar Rp50 ribu,  lima lembar Rp20 ribu,  satu lembar Rp10 ribu dan delapan lembar Rp5 ribu dan satu set kartu remi.

Sementara itu, Menurut MY  kepada wartawan, dirinya yang sehari-hari menjadi ibu rumah tangga, hanya iseng bermain judi.  "Saya iseng saja main judi, buat hilangkan suntuk. Ternyata lagi asik main digerebek sama polisi. Kebetulan juga pas lagi ada temen-temen saya," ujarnya dengan nada lemas.

Keempat orang yang berhasil digelandang ke Mapolsek Pamulang masing-masing berinisial MY, KT , FR dan EK. “Mereka didakwa dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” tutup Kapolsek.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill