Connect With Us

Dituding sibuk urusi kue proyek, HMI Pamulang minta Retno diganti

Keating | Kamis, 4 Desember 2014 | 19:33

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Pamulang melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Puspitek, Kamis (04/12) siang. (Keating / TangerangNews)

TANGERANG SELATAN-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Universitas Pamulang melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Raya Puspitek, Kelurahan Buaran,  Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (04/12) siang.

Pada aksinya, HMI menuntut Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Retno Prawati turun dari jabatannya.Menurut koordinator aksi, Judistia Aziz,22, Retno jelas gagal melaksanakan tugasnya karena infrastruktur berupa jalan di Tangsel banyak yang rusak.

Retno dianggap lebih sibuk mengurusi pembagian kue proyek pembangunan, ketimbang melayani masyarakat.

"Ya salahsatu bukti kegagalannya, proyek sepanjang Jalan Victor-Siliwangi yang sudah dua  tahun mangkrak," tutur Aziz.

‪Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany juga diminta mahasiswa untuk mengambil kebijakan diskresi. Sebab, yang dirugikan masyarakat Tangsel.

“Wali kota harus mengambil keputusan sendiri untuk memperbaiki jalan tersebut. Pengambilan kebijakan diskresi ini lantaran jalan tersebut masuk pada bagian jalan Provinsi Banten,” tuntutnya.
BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill