Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGSEL-Ketua Fraksi PKS yang juga anggota komisi II DPR, Jazuli Juwaini, melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tuggal Ika atau yang lebih dikenal sebagai Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Tangsel, bertempat di Yayasan Al-Ummah Ciputat, pada Rabu (18/2).
Dalam penyampaiannya, Anggota DPR dapil Banten III ini menggugah kesadaran masyarakat untuk kembali mempelajari, memahami, dan menghayati Empat Pilar.
"Inilah Platform kita bersama dalam membangun Indonesia, inilah karakter dan identitas kita. Jadi jangan latah dengan budaya asing/budaya Barat yang jelas-jelas bertentangan dengan budaya asli bangsa kita," tegasnya.
Ketua Fraksi PKS ini merasa sangat sedih dan prihatin dengan maraknya pergaulan bebas khususnya di kalangan remaja, seperti seks bebas, hura-hura, bahkan hobi menegak miras dan narkoba. "Ini semua terjadi karena identitas budaya asli bangsa kita sudah mulai luntur dan terdegradasi," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Jazuli, kita perlu menanamkan kembali budaya luhur yang dikandung Pancasila dan Konstitusi kita, yakni menjadi insan beragama, beriman, bertakwa, dan bearkhlak mulai. Berjiwa gotong-royong serta menjaga sopan santun dalam pergaulan.
"Semakin beragama kita, semakin baik iman dan akhlak kita, maka sejatinya semakin Pancasilais kita, semakin cinta kita pada masa depan negeri ini," pungkas Jazuli.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPiala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews