Connect With Us

Jazuli Juwaini : Tangkal Pergaulan Bebas dengan Karakter Pancasila

| Kamis, 19 Februari 2015 | 19:13

Jazuli Juwaini (tangerangnews / dens)

TANGSEL-Ketua Fraksi PKS yang juga anggota komisi II DPR, Jazuli Juwaini, melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tuggal Ika atau yang lebih dikenal sebagai Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Tangsel, bertempat di Yayasan Al-Ummah Ciputat, pada Rabu (18/2).

 

Dalam penyampaiannya, Anggota DPR dapil Banten III ini menggugah kesadaran masyarakat untuk kembali mempelajari, memahami, dan menghayati Empat Pilar.

 "Inilah Platform kita bersama dalam membangun Indonesia, inilah karakter dan identitas kita. Jadi jangan latah dengan budaya asing/budaya Barat yang jelas-jelas bertentangan dengan budaya asli bangsa kita," tegasnya.

 

Ketua Fraksi PKS ini merasa sangat sedih dan prihatin dengan maraknya pergaulan bebas khususnya di kalangan remaja, seperti seks bebas, hura-hura, bahkan hobi menegak miras dan narkoba. "Ini semua terjadi karena identitas budaya asli bangsa kita sudah mulai luntur dan terdegradasi," katanya.

 

Oleh karena itu, lanjut Jazuli, kita perlu menanamkan kembali budaya luhur yang dikandung Pancasila dan Konstitusi kita, yakni menjadi insan beragama, beriman, bertakwa, dan bearkhlak mulai. Berjiwa gotong-royong serta menjaga sopan santun dalam pergaulan.

 

"Semakin beragama kita, semakin baik iman dan akhlak kita, maka sejatinya semakin Pancasilais kita, semakin cinta kita pada masa depan negeri ini," pungkas Jazuli.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill