Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGSEL-Sri Astriani,20, korban begal motor di Pondok Aren, Kota Tangsel sempat menulis pesan pada status BBM-nya setelah terbebas dari pelaku begal. "Saya sempet bikin PM (personal message), pas lagi ditolong warga," ujar Astri. Status yang ditulis Sri “Tolong ke gang Jambu deket pom bensin gue dibegal”.
Akibat status itu, teman-teman Sri yang membacanya mencoba mengkonfirmasi. “Demi Apaa Lu?” tulis Ray Ananda Alfian teman Srii.
Sri menceritakan, dirinya masing ingat sekali peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/02) dini hari lalu. Karenanya, dia mengaku masih trauma sampai saat ini. “Saya saat itu bernia untuk membeli nasi goreng di Bintaro Plaza,” kata Sri.
Saat Sri melintas di Jalan Bambu, tiba-tiba ada pengendara motor matic yang memperhatikannya dan dan mandahuluinya. Tak lama kemudian, menyusul pengendara motor matic yang kedua. Yang kedua ini mendekatinya dan menyabetnya dengan samurai.
“Motor yang pertama melintasi saya ada ceweknya. Sabetan pertama pelaku sepertinya masih ragu, yang kedua kalinya baru serius dan saya lawan. Itu sebenarnya saya reflek, saya enggak sadar melawan,” katanya.
Sri mengaku, akibat dari perlawanannya itu dia mengalami tiga luka jahitan ditangannya. Dirinya juga bersama kekasihnya Wahyu Hidayat terjatuh dari motor, termasuk pelaku.
Disaat yang bersamaan pelaku mencoba mengambil motor Sri yang dibalas dengan teriakan Sri hingga mengundang warga sekitar. Pelaku kemudian mencoba melarikan diri dengan motor pertama yang melintasi Sri.
“Yang ada ceweknya itu, dia naik ke motor itu untuk kabur, tetapi saya tidak yakin cewek itu bagian dari komplotan, karena seperti orang pulang kerja pakaiannya,” kata Sri.
Karena teriakan itu, pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan Sri dibantu warga membersihkan luka-luka akibat sabetan pelaku. “Disitu lah saya menilis status,” tukasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews