Pulang ke Tangsel Usai Juarai DA7, Tasya Allesia Bakal Gelar Konser di Taman Kota 2 Besok
Kamis, 1 Januari 2026 | 21:59
Suasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.
TANGSEL-Sri Astriani,20, korban begal motor di Pondok Aren, Kota Tangsel sempat menulis pesan pada status BBM-nya setelah terbebas dari pelaku begal. "Saya sempet bikin PM (personal message), pas lagi ditolong warga," ujar Astri. Status yang ditulis Sri “Tolong ke gang Jambu deket pom bensin gue dibegal”.
Akibat status itu, teman-teman Sri yang membacanya mencoba mengkonfirmasi. “Demi Apaa Lu?” tulis Ray Ananda Alfian teman Srii.
Sri menceritakan, dirinya masing ingat sekali peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/02) dini hari lalu. Karenanya, dia mengaku masih trauma sampai saat ini. “Saya saat itu bernia untuk membeli nasi goreng di Bintaro Plaza,” kata Sri.
Saat Sri melintas di Jalan Bambu, tiba-tiba ada pengendara motor matic yang memperhatikannya dan dan mandahuluinya. Tak lama kemudian, menyusul pengendara motor matic yang kedua. Yang kedua ini mendekatinya dan menyabetnya dengan samurai.
“Motor yang pertama melintasi saya ada ceweknya. Sabetan pertama pelaku sepertinya masih ragu, yang kedua kalinya baru serius dan saya lawan. Itu sebenarnya saya reflek, saya enggak sadar melawan,” katanya.
Sri mengaku, akibat dari perlawanannya itu dia mengalami tiga luka jahitan ditangannya. Dirinya juga bersama kekasihnya Wahyu Hidayat terjatuh dari motor, termasuk pelaku.
Disaat yang bersamaan pelaku mencoba mengambil motor Sri yang dibalas dengan teriakan Sri hingga mengundang warga sekitar. Pelaku kemudian mencoba melarikan diri dengan motor pertama yang melintasi Sri.
“Yang ada ceweknya itu, dia naik ke motor itu untuk kabur, tetapi saya tidak yakin cewek itu bagian dari komplotan, karena seperti orang pulang kerja pakaiannya,” kata Sri.
Karena teriakan itu, pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan Sri dibantu warga membersihkan luka-luka akibat sabetan pelaku. “Disitu lah saya menilis status,” tukasnya.
TODAY TAGSuasana Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pecah seketika pada Kamis 1 Januari 2026.
Hampir genap periode kelam banjir dan tanah longsor mengepung Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Angka statistik kematian yang menembus 1.140 jiwa bukan sekadar barisan angka; ia adalah jeritan kemanusiaan di balik rimbunnya konsesi perkebunan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menandai satu dekade implementasi Sistem Surat Masuk dan Keluar (Sisumaker).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews