Connect With Us

Ratusan Miras di Serpong Digarap Satpol PP

Agung ceria | Senin, 2 Maret 2015 | 19:45

Petugas Satpol PP Kota Tangsel menunjukan hasil razia miras kepada wartawan. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGSEL-Petugas Satpol PP Kota Tangsel  melakukan razia miras di Jl. Raya Pasar Serpong hingga wilayah BSD. Dipimpin langsung Kasat Pol PP Kota Tangerang Selatan, Azhar Syam'un. Razia ini berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merk.

 

Di pasar Serpong sendiri petugas berhasil merazia agen besar perdagangan miras. Di tempat ini petugas Satpol PP berhasil mengamankan barang bukti sedikitnya 14 krat golongan A dengan karad alkohol lebih dari dua persen.

 

Selain mendapatkan miras di agen, petugas juga mendapatkan pedagang eceran yang menjual miras diatas kadar alkohol dua perrsen.

 

Ditempat ini petugas berhasil menyita miras kalengan.

Mengacu pada perda Pasal 122 nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan perizinan, bidang perindustrian dan perdagangan.

 

Kasat Satpol PP Kota Tangsel mengatakan akan menindak tegas badan usaha maupun pedagang yang masih nakal menjual minuman keras beralkohol di wilayah Tangerang Selatan.

 

" Dari tanggal 1 februari di Kota Tangerang Selatan, sudah tidak boleh lagi peredaran minuman beralkohol, jadi kita mulai hari ini dan sudah dijadwalkan pada wilayah Kota Tangsel," ungkapnya.

 

Tidak hanya pada agen dan pedagang eceran, razia kali ini juga menyasar pada waralaba dan mini market yang ada di wilayah BSD.

Selain harganya yang relatif terjangkau biasanya minimarket ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

"Kita menitik beratkan pada warung jamu, warung kelontong dan mini market, karena tempat-tempat ini bersentuhan langsung dengan masyarakat," tambah Azhar.

 

 

NASIONAL
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut

Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR, Pembahasan Masuk Tahap Lanjut

Selasa, 21 April 2026 | 07:32

Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill