Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNEWS-Ketua Fraksi PKS yang juga anggota komisi II DPR, Jazuli Juwaini membenarkan Pilkada Tangsel akan digelar pada 2015 ini. “Benar itu (Pilkada akan digelar Desember 2015) ada dalam Undang-undangnya,” ujar Jazuli Juwaini saat ditemui dalam acara ulang tahun-nya yang ke-50 yang digelar bersama anak yatim di depan kediaman-nya, sekaligus pembagian 1.000 paket sembako ke masyarakat sekitar, Minggu (8/3).
Menurut dia, Undang-undang tersebut memang baru diselesaikan. “Kita telah membahasnya dari A sampai Z. Itu di dalamnya ada Tangsel dan Serang. Yang habis di bulan Desember dan semester pertama di 2016 itu ditarik ke 2015,” tuturnya.
Sedangkan yang habis pada semester akhir 2016 dan 2017, ditarik ke Februari 2017. “Yang habis 2018 dan 2019, pilkada ditarik ke 2018, karena 2019 persiapan Pilpres dan Pileg,” tutur Jazuli.
Menurut Jazuli, frekuensi-dalam Pilkada serentak dibuat lebih banyak, ketimbang yang dibuat di dalam Perpu. “Karena kita tidak ingin terlalu banyak PLT, bahaya kalau kebanyakan PLT. Masa yang bertarung sama yang tidak bertarung, lamaan yang tak bertarung. Yang nasional ini kita buat Pilkada serentak 2027, jadi semakin jauh, semakin sedikit potongannya,” ujarnya.
Kemudian, kata politisi PKS ini, PKS sebagai sebuah partai politik ikut mempersiapkan pengurus di DPW dalam rangka pematangan Pilkada seretak.
”PKS sudah siap,” ujarnya.
Terkait Pilkada di Tangsel, kata Jazuli, selama ada kader yang bisa dorong, PKS akan men-dorong. “Dan tidak otomatis nomor satu. Tergantung kondisi politik di wilayah. Lebih realistis lah, dulu di sini ada Jazuli makanya selalu nomor satu. Sekarang kan Jazuli tak mau lagi,” terangnya seraya tertawa.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGSeorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews