Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGSEL-Ivan Ajie Purwanto bakal calon wali kota Tangsel mempunyai kalkulasi jika Pilkada Tangsel Desember mendatang akan ada tiga pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota dari partai politik. "Karena saya mengkalkulasikan ada tiga pasangan calon, ya saya yakin salah satu di antara tiga pasangan itu adalah saya," yakinnya.
Ivan juga dalam kesempatan konprensi pers pemaparan visi misi di partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Hotel Santika BSD, Teras Kota, Serpong, Kota Tangsel Minggu (31/5/2015) menyampaikan keluhannya mengenai spanduknya yang acap dicopot Satpol PP Kota Tangsel.
"Padahal ini sudah ada aturan, sebelum pendaftaran ke KPUD pengenalan ke publik ini dilakukan oleh semua balon yang ingin tampil pada Pilkada nanti. Tanpa terkecuali," katanya.
Seharusnya, Pemkot Tangsel memberikan ruang kepada kami untuk segala macam strategi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.
"Karena nanti setelah pendaftaran KPUD tidak akan ada lagi balon Walikota dan calon Walikota melakukan sosialisasi melalui media luar ruang," tuturnya.
Semuanya, kata dia, sudah ada di satu pintu oleh KPUD Tangsel. "Jadi penyebarannya itu sama dan merata dengan calon-calon yang ada," terangnya.
Ivan mengatakan bahwa sudah satu minggu ini ia sudah menyebarkan relawan untuk memasang atribut dan juga dari pintu ke pintu masyaakat.
"Ternyata ada beberapa kendala, bahwa relawan kami ini di beberapa Kelurahan tidak diperkenankan memasang atribut dan masuk door to door ke masyarakat setempat," akunya.
Ivan juga menambahkan selain Satpol PP yang menghalangi pemasangan atribut, ternyata ada juga RT/RW yang melarang timnya melakukan sosialisasi secara door to door.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews