KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangsel berhasil meringkus seorang bandar ganja dan sabu kelas teri. Tersangka diketahui bernama Eko Budi Purwanto,32, alias Coki yang berprofesi sebagai buruh disebuah perusahaan garmen.
Coki meski buruh dia juga dikenal sebagai joki pada balap liar di sekitar Bintaro. Ketika ditangkap, polisi mendapati barang bukti sabu seberat 50 gram dan 2 Kg ganja kering.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bachtiar Alponso mengatakan, Coki mendapat barang tersebut dari seorang rekannya yang bernama Erwin. "Dia kami tangkap di kontrakannya di Jalan Depsos 3 Gang H Mabrur RT 011/09, Pesanggrahan, Jakarta Selatan," ujar Kapolsek Rabu (10/6).
Polisi mendapati nama Coki sebagai bandar narkotika setelah informasi itu disampaikan melalui warga. Benar saja, setelah melakukan penyelidikan, pihak Polsek Pondok Aren mendapati barang haram tersebut di kediaman Coki.
Sementara itu menurut keterangan tersangka Coki, dirinya baru selama menjadi bandar baru dua kali bertransaksi. “Saya baru dua kali, barang ini dari teman saya bernama Erwin,” ujarnya.
Kini tersangka diancam terjerat Pasal 111 dan 112 serta 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman penjara paling rendah empat tahun. (RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDirektorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews