Connect With Us

Ivan Ajie Purwanto Tak Hadir di Visi Misi PKB Tangsel

Erwin Silitonga | Minggu, 14 Juni 2015 | 18:41

Ivan dan Arsid (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Salah satu bakal calon wali kota Tangsel  yang dijadwalkan memaparkan visi misi dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ivan Ajie Purwanto, akhirnya membatal untuk hadir karena dirinya sedang ada kegiatan di Surabaya, Jawa Timur.

"Saya masih ada urusan penting di Surabaya yang tidak bisa ditinggalkan. Saya mohon maaf atas ketidakhadiran saya," katanya dalam pesan BBM kepada tangerangnews.com, Minggu (14/6/2015).

Ketidakhadiran anggota DPRD Provinsi Banten ini, dikatakan ketua desk pemenangan Tarmizi akan berdampak pada persoalan penilaian partai. "Kita tidak diskualifikasi Ivan Ajie, karena komitmen kami lima bakal calon mendaftar di PKB semuanya akan rekomendasikan ke DPD untuk diajukan ke DPP," jelasnya.

Diungkapkan Tarmizi, pihaknya memang mendapat permintaan maaf dari Ivan Ajie karena tidak bisa memaparkan visi misi.  "Alasan itu cukup kami maklumi, tapi tetap menjadi penilain dari kader kami nantinya," tandasnya.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill