Connect With Us

Parpol yang terang mendukung Airin dapat kritik keras

Putri Rahmawati | Senin, 6 Juli 2015 | 15:50

Airin saatacara Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu di Gedung Arsip Pertamina Pondok Ranji Kota Tangerang Selatan (Putri Rahmawati / TangerangNews)

 

TANGSEL-Salah satu partai politik yang sudah mengusung calon wali kota Tangerang Selatan akhirnya mendapat kritikan keras dari pengamat politik dan mahasiswa, Senin (6/7/2015).

 

Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (Unpam) yang juga sebagai Wakil Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tangerang Public Transparency Watch (Truth) Suhendar mengatakan, memang partai politik berhak mengusung siapapun sebagai calon wali kota Tangsel pada Pemilukada serentak 9 Desember mendatang.

 

"Secara formal itu hak Partai untuk mengusung calon wali kota, namun partai politik tersebut harus juga mempertimbangkan-pertimbangan banyak hal dalam mengusung calon yang akan diusung tidak sembarangan," ujar Hendar

 

Suhendar mencibir bahwa partai politik seharusnya melihat persepsi masyarakat tentang sepang terjang dan tentu saja yang sejalan dengan flatfrom Partai.

 

"Saya sebagai masyarakat sangat kecewa terhadap Partai Nasdem yang sudah mengusung Incumbent (Airin), sebab itu artinya Partai Nasdem gagal menghandirkan sosok baru untuk membawa perubahan (Restorasi) sesuai dengan jargonnya. Lebih dari itu, keputusan tersebut terkesan mau cari aman, mengingat Incumbent (Airin) memiliki elektabilitas dan populeritas tinggi diantara Balon lain dengan tidak mempertimbangkan faktor lainnya," jelas Hendar.

 

Hal senada yang datangnya dari aktivis mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Anwar Saputra. Dia mengatakan,  jika melihat kepemimpinan wali kota Tangsel saat ini sangat buruk.

 

"Saya pikir pembangunan di Tangsel akan stagnan, pelayanan publik akan rendah serta biasa-biasa saja cenderung miskin inovasi,” tutur Anwar.

Bahkan, kata dia, dia tak yakin Airin akan antikorupsi. “Saya tak yakin apabila Airin menang kembali bisa merubah persoalan itu (korupsi)," tutur Anwar.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill