Connect With Us

Polsek Serpong Gelar Razia Petasan

Ray | Selasa, 7 Juli 2015 | 21:53

Razia Petasan yang digelar Polsek Serpong di Pasar Serpong,Tangsel. (Ray / TangerangNews)

TANGERANG SELATAN–Puluhan petasan berhasil diamankan dari pedagang petasan di Pasar Serpong, Tangsel. Razia tersebut dilakukan Polsek Serpong karena petasan menggangu keamanan dan ketertiban. Bahkan, gara-gara petasan memicu tawuran antarwarga.


Razia yang digelar polsek Serpong itu, menyisir penjual petasan dan kembang api yang berada di jalan raya puspiptek. Razia yang dipimpin Kanit Sabhara AKP Saut L.T itu menemukan sejumlah penjual yang menjual petasan. Pedagang ini tidak vulgar menjajakan petasan. Mereka hanya terlihat berjualan kembang api. Namun, setelah polisi memeriksa di dus terpisah. Mereka menemukan bundelan petasan berukuran sedang.


Uji coba petasan tersebut dilakukan ketika memasuki lapak enah (40), saat itu enah berkelit tidak menjual petasan, namun kembang api saja. Namun, Saut tak percaya, lalu mencoba membakarnya, apakah petasan atau kembang api. Setelah di bakar ternyata meledak.


Saut seketika langsung menyita petasan milik enah tersebut. Namun enah tak terima. “saya ini cuma pedagang kecil pak, kalau mau, tangkap distributornya, “ celetuknya. Lalu saut menanyakan kepada Enah, siapa distributornya ? Enah menjawab mengambil dari pak Aji, tokonya diujung Jalan Raya Serpong.


Hal senada diungkapkan Dedi (30) yang mengungkapkan dirinya mengambil barang dari pak Aji. “ Semua pedagang yang buka lapak disini, ambil sama pak aji, “ akunya


Atas dasar informasi tersebut, Polisi melakukan pengeledahan di Toko milik Sumarji alias Pak Aji. Akan tetapi tidak ada satu petasan yang diamankan, petugas hanya mengamankan 6 mercon dengan panjang 50 cm. Sumarji menyatakan dirinya memang tidak menjual petasan, hanya kembang api saja. “Pedagang itu, ngambilnya di warung panjang, bukan ke saya, “ jelasnya


Saut mengatakan kali ini memang tidak ada petasan yang ditemukan, namun ini sebagai peringatan,untuk Sumarji. “ini peringatan, kemudian hari ternyata memang benar menjual petasan, anda (sumarji) harus mempertanggungjawabkannya,” tegasnya


Saut menambahkan razia ini dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang sudah resah dengan suara petasan, sekaligus menggangu ketertiban dan kenyamanan. “Razia kali ini, berhasil mengamankan puluhan petasan, pedagangnya hanya didata, sedangkan petasannya diamankan,” tandasnya

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill