Connect With Us

Polda Metro & BPOM Serang Periksa 16 Makanan Berbahaya di Tangsel

Erwin Silitonga | Rabu, 8 Juli 2015 | 13:43

| Dibaca : 2027

Polda Metro dan BPOM Serang Periksa 16 Makanan Berbahaya di Tangsel (Erwin / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Petugas Polda Metro Jaya dan BPOM Serang  pada Rabu (8/7/2015)  tadi melakukan pemeriksaan terhadap 16 contoh makanan yang diduga mengandung bahan makanan berbahaya.

 

Adapun makanan tersebut seperti, tahu putih, kolang kaling merah, kolang kaling putih, ikan cuek, tahu goreng, bakso dan  tahu putih. Dari kecurigaan petugas, didapati dua jenis makanan yang mengandung formalin yakni mie kuning basah dan tahu goreng.

 

Salah seorang Pemeriksaan Penyelidikan Sertifikasi Pelayanan Informasi Konsumen (Pemdikserlik) BPOM Serang Shinta Anggreni mengatakan, dari uji awal yang dilakukan terdapat dua jenis makanan yakni tahu goreng dan mie kuning basah positif berfomalin.

 

"Sudah jelas bahan makanan tersebut sangat berbahaya untuk dikonsumsi untuk itu saya berharap kepada pembeli tidak mengkonsumsi bahan berformalin tersebut," ungkapnya.

 

Sementara Kanit Intel Disreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Wahyu Nugroho menegaskan, pihaknya akan mengembangkan penemuan bahan berformalin ini. Untuk menindak tegas yang memproduksi bahan formalin tersebut.

 

"Dari informasi pedagang mereka membeli tahu goreng dan mie kuning basah dari yang memproduksi, makanya kita akan bertindak cepat untuk ke pabrik pembuat bahan berfomalin tersebut,"pungkasnya.

 

HIBURAN
Makin 'Wah', Pucuk Cool Jam 2020 Hadir di 7 Kota Besar

Makin 'Wah', Pucuk Cool Jam 2020 Hadir di 7 Kota Besar

Rabu, 2 Oktober 2019 | 18:52

TANGERANGNEWS.com-Pucuk Cool Jam kembali menantang kaum milenial untuk unjuk kemampuan dalam dunia tarik suara dan seni. Setelah dihelat sejak tahun 2016, event yang digawangi Teh Pucuk Harum itu kembali hadir tahun ini.

KAB. TANGERANG
3 Tahun Jalan Raya Pakuhaji Gelap Gulita

3 Tahun Jalan Raya Pakuhaji Gelap Gulita

Senin, 21 Oktober 2019 | 12:57

TANGERANGNEWS.com-Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan Raya Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji masih minim. Hal ini sudah berlangsung selama tiga tahun.

"Cobaan, kekalahan dan kegagalan tidak akan menjadi sesuatu yang buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya."

Donny Dhirgantoro