Connect With Us

Poster 'Sudahi Kepalsuan' Marak dipasang di Tangsel

Denny Bagus Irawan | Senin, 20 Juli 2015 | 13:31

Poster 'Sudahi Kepalsuan" marak terpasang di Kota Tangsel. (Istimewa / Tangerangnews)

TANGSEL-Sejumlah dinding di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipasangi poster bertuliskan "Sudahi kepalsuan" marak ditemui di sana. Latar belakang tulisan tersebut tampak berwarna merah, dibawahnya berwarna putih serta tertanda cap telapak tangan warna merah dan bertuliskan GERTAK.

Sepertinya poster tersebut sengaja dipasang sebagai bagian untuk menyampakan pesan untuk warga Tangsel yang sebentar lagi akan menggelar Pilkada, tetapi siapa yang memasang poster itu, siapa yang dimaksud palsu, apakah tak bernada provokatif atau black campaign yang mengarah kepada calon incumben?

Pertanyaan perihal itu terucap dari salah satu warga yang membacanya.

“Ini sepertinya sudah teroganisir untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan kami sebagai warga Tangsel. Arahnya sepertinya agar tak memilih wali kota saat ini, tetapi dia tak menuduh langsung siapa yang diminta menyudahi kepalsuan yang dimaksud,” terang Tiar, warga Perumahan Permata Pamulang, Kota Tangsel.

Namun, sebuah media nasional memuat komentar dari Direktur Eksekutif Perhimpunan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. Dalam komentarnya Titi menyatakan, spanduk tersebut ingin menyampaikan pesan kepada warga Tangsel jangan sampai pilkada hanya menghasilkan pemimpin yang palsu.

"Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap wilayah tempat tinggalnya agar jangan sampai memilih pemimpin yang palsu" ujarnya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

NASIONAL
GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:38

Perhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill