Connect With Us

Poster 'Sudahi Kepalsuan' Marak dipasang di Tangsel

Denny Bagus Irawan | Senin, 20 Juli 2015 | 13:31

Poster 'Sudahi Kepalsuan" marak terpasang di Kota Tangsel. (Istimewa / Tangerangnews)

TANGSEL-Sejumlah dinding di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipasangi poster bertuliskan "Sudahi kepalsuan" marak ditemui di sana. Latar belakang tulisan tersebut tampak berwarna merah, dibawahnya berwarna putih serta tertanda cap telapak tangan warna merah dan bertuliskan GERTAK.

Sepertinya poster tersebut sengaja dipasang sebagai bagian untuk menyampakan pesan untuk warga Tangsel yang sebentar lagi akan menggelar Pilkada, tetapi siapa yang memasang poster itu, siapa yang dimaksud palsu, apakah tak bernada provokatif atau black campaign yang mengarah kepada calon incumben?

Pertanyaan perihal itu terucap dari salah satu warga yang membacanya.

“Ini sepertinya sudah teroganisir untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan kami sebagai warga Tangsel. Arahnya sepertinya agar tak memilih wali kota saat ini, tetapi dia tak menuduh langsung siapa yang diminta menyudahi kepalsuan yang dimaksud,” terang Tiar, warga Perumahan Permata Pamulang, Kota Tangsel.

Namun, sebuah media nasional memuat komentar dari Direktur Eksekutif Perhimpunan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. Dalam komentarnya Titi menyatakan, spanduk tersebut ingin menyampaikan pesan kepada warga Tangsel jangan sampai pilkada hanya menghasilkan pemimpin yang palsu.

"Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap wilayah tempat tinggalnya agar jangan sampai memilih pemimpin yang palsu" ujarnya.

 

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

KAB. TANGERANG
Ganti Menteri Ganti Kurikulum: Siklus Penghancur Pendidikan Indonesia

Ganti Menteri Ganti Kurikulum: Siklus Penghancur Pendidikan Indonesia

Rabu, 4 Februari 2026 | 20:57

Pergantian kebijakan pendidikan yang cepat (kurikulum, asesmen, metode) membuat sekolah dan guru sulit beradaptasi. Siswa-siswi di sekolah pun sulit untuk menerima perubahan kurikulum secara menyeluruh.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill