Connect With Us

Wawancara dengan Ikhsan Modjo

Erwin Silitonga | Minggu, 2 Agustus 2015 | 19:05

Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra. (Erwin Silitonga / Tangerangnews)

 

Kali ini TangerangNews.com menyajikan wawacara dengan salah seorang kandidat di Pilkada Tangsel yang lain. Berikut adalah hasil wawacaranya bersama reporter Erwin Silitonga :

Dalam beberapa kesempatan anda sering menyebut, lawan anda kuat dan anda  akan memakai otak untuk mengalahkannya, maksudnya seperti apa ?

Bermain memakai otak artinya kami tidak akan memainkan politik uang karena sudah pasti kalah dengan pasangan incumbent dengan kakayaan yang dimiliki.

Jadi kami akan bertarung dengan akal fikiran agar masyarakat Tangsel memilih kami di Pilkada ini. Salahsatunya dengan melakukan pendekatan ke warga dan mengerahkan seluruh tim untuk turun langsung ke masyarakat untuk mengenalkan kami ke masyarakat bawah hingga atas.

Selain itu  juga mengajak rekan sepekerjaan pasangan saya,  Li Claudia sebagai pengusaha bersama-sama untuk mengantarkan kami duduk di kursi nomor satu di Tangsel. 

Kondisi Partai Demokrat sedang turun perolehan suaranya, terutama di Tangsel yang berbuah hanya tiga kursi, apakah menurut anda hal itu membuat anda kesulitan dalam memenangkan Pilkada Tangsel?

Tidak kesulitan, dikarenakan sebelum mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Tangsel, tim saya yang mendesak saya maju. Jadi saya yakin bisa menang di pilkada Tangsel ini apalagi ditambah dukungan penuh partai pengusung Demokrat-Gerindra.

Anda mendapat perhatian luar biasa di dunia maya, artinya suara anda berlimpah di,  apakah ini membuat anda yakin.  Sedangkan hal itu terjadi hanya di internet?

Oh iya itu suatu kenyakinan besar saya dengan pasangan saya. Karena website dunia maya saya sendiri yang buat untuk mengukur sebesar mana suara saya maju di pilkada ini. Ternyata respons masyarakat Tangsel cukup banyak mendukung saya, sehingga salahsatu rekemondasi partai Demokrat untuk memilih saya menjadi calon wali kota. Saya yakin dengan dukungan masyarakat Tangsel di dunia maya,  itu salah satu dukungan besar masyarakat Tangel untuk mengantarkan saya menjadi wali kota Tangsel 2015-2020.

Jika anda terpilih apa yang menurut anda  akan menjadi prioritas dalam program anda?

Sebenarnya banyak program yang sudah kami buat, namun bila terpilih program kerja kami pertama yakni membenahi struktural birokrat dahulu, pejabat-pejabat yang akan kami tempati sesuai dengan keahlian masing-masing, memberantas korupsi, memperbaiki infrastruktur jalan,

Apa yang kurang dari Tangsel saat ini?

Kalau ditanya kekurangan di Tangsel, semua orang tahu sangat banyak yang harus dibenahi. Terutama sistem birokrat yang tadi saya katakan, pendidikan, pembangunan infrastruktur. .

Kenapa anda memilih Li Claudia Chandra menjadi pendamping?

 Kita ketahui lawan kita incumbent seorang wanita, jadi untuk menyelaraskannya, saya menginginkan pasangan saya seorang wanita. Selain itu, pasangan saya merupakan seorang pengusaha dan didukung partai Gerindra, jadi saya menyakini bisa membantu saya untuk meraih suara terbanyak untuk memenangkan pilkada 2015 ini.

 

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill