Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANG SELATAN-Anggota Komisi II DPR Wahidin Halim yang kerap disapa WH dari partai Demokrat memantau kesiapan KPU Tangerang Selatan (Tangsel) dalam pengelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel yang dilaksanakan 9 Desember 2015 mendatang.
Wahidin yang datang pada Senin (3/8) pagi mengatakan, dirinya sudah mendengarkan langsung persiapan yang sudah dilakukan oleh KPU Tangsel, dan hasilnya sangat menarik karena KPU menyatakan sudah siap menggelar Pilkada Tangsel 2015.
"Arahan saya agar KPU Tangsel bekerja dalam ranah Undang-Undang dan sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
Mantan wali kota Tangerang dua kali itu menyimpulkan bahwa saat ini kondisi KPU Tangsel dalam menyiapkan Pilkada masih dalam keadaan lancar, meski demikian pihaknya dari komisi II DPR akan terus memantau perjalanan Pilkada dari tahapan ke tahapan.
"Tugas DPR memantau, memonitoring dan mengawasi pilkada. Karena saya dikhususkan di Tangsel, Jadi saya akan selalu memantau perjalanan Pilkada hingga sampai pemilihan," terangnya yang pernah bertarung dalam Pilkada Gubernur Banten.
WH berharap agar tahapan Pilkada Tangsel berjalan dengan lancar, aman dan tidak ada permasalahan dikemudian hari. Sehingga dalam pemilihan kepala daerah nanti tidak ada gesekan-gesekan.
"Bila tidak ada gesekan kan warganya juga akan nyaman dan bangga dengan kepala daerah yang terpilih," tandasnya.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGAlfamart menghadirkan konsep hiburan baru berupa bioskop mikro (micro-cinema) di dalam gerai retailnya.
Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews