Connect With Us

Mayat Korban Pembunuhan di Trotoar Pamulang

Denny Bagus Irawan, Sumber Humas Polda | Rabu, 5 Agustus 2015 | 22:55

Ilustrasi mayat. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di trotoar pinggir danau Setu Pamulang, di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Selasa (4/8/2015) pagi sekira pukul 06:45 WIB. Pria malang tersebut diduga sebagai korban perampokan dan pembunuhan karena terdapat sejumlah luka sabetan senjata tajam di tubuhnya.

Berdasarkan kartu SIM yang terdapat padanya, korban bernama Bambang Suyoto, 58 tahun, warga Perumahan Pamulang Permai Blok BX 1/3, RT 02 RW 12, Pamulang Barat, Tangerang Selatan.

Kapolsek Pamulang, Kompol Kristian Pau membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, berdasarkan pemeriksaan sementara setidaknya ada 11 luka sayatan senjata tajam di tubuh korban.

"Dugaan sementara penyebab kematian korban akibat pembunuhan, Saat ini penyelidikan masih berlangsung, dan sejumlah saksi masih kami mintai keterangan," kata Kapolsek.

Kini pihak kepolisian masih mendalami dan melakukan pengusutan terkait kasus penemuan mayat tersebut, sedangkan jenazah kini berada di Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan autopsi.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill