Connect With Us

Arti Nomor Urut : Airin-Ben biasa saja, Arsid-Elvier rayakan ulang tahun

Denny Bagus Irawan | Selasa, 25 Agustus 2015 | 14:04

Arsid- Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri dengan nomor Urut 2 (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Arti nomor urut untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie biasa saja. Pasangan yang mendapat nomor urut 3 itu menganggap nomor urut adalah sekedar nomor.

"Biasa saja buat kami, terlebih penting bagaimana kita kembali memenangkan Pilkada ini lagi," ujar Airin.

Sedangkan pasangan Arsid-Elvier Ariadiannie Soedartopoetri yang mendapat nomor urut 2 mengaku sebagai nomor kemenangan.

"Seperti ada siang dan malam, nomor ini lengkap. Saling melengkapi, dan menandakan nomor kemenangan," tuturnya yang sekaligus merayakan ulang tahunnya.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill