Connect With Us

Ini cara pandang dokter cantik peserta Pilkada Tangsel soal Politik

Denny Bagus Irawan | Selasa, 25 Agustus 2015 | 18:27

dr Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN- Salah seorang peserta wanita dalam Pilkada Tangsel 2015 yang tak kalah cantik adalah dr Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri.  Elvier,  yang merupakan kader Hanura sejak 2013 secara resmi ditunjuk Ketua Umum Gerindra, Wiranto untuk berpasangan dengan Arsid.

 Menurut dia, meski dia lebih kebanyakan berkecimpung di dunia kesehatan selama ini, tetapi dia memandang politik tidak rumit. 

 

“Saya ini Direktur Rumah Sakit, politik itu kan intinya sebenarnya bagaimana cara mencapai tujuan. Enggak usah disikapi dengan yang terlalu menakutkan. Ketika di bidang kesehatan, saat memandang sesuatu masalah, memang sudah harus memandang secara holistik, integral, dan komprehensif. Kita tidak bisa mengobati pasien dari penyakitnya saja. Kita harus melihat lingkungannya, keluarganya,” tuturnya.

 

Sedangkan soal dirinya mendapat nomor urut 2 bersama Arsid, dia yakin nomor itu melengkapi sesuai dengan pasangan dirinya dengan Arsid. “Kalau dikatakan apakah yakin, saya yakin. Sudah jalan Tuhan. Kombinasi yang sangat baik. Bapak Arsid ahli di pemerintahan, berkecimpung selama hampir 28 tahun, saya berkecimpung di dunia kesehatan juga sudah 20 tahun,” tutur wanita kelahiran Surabaya 26 November 1968 itu adalah alumnus S2 Administrasi Rumah Sakit di Universitas Indonesia pada 2001 lalu.

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill