Connect With Us

Bus Mayasari Berisi 30 Penumpang Terbakar di BSD Tangerang

Putri Rahmawati | Sabtu, 12 September 2015 | 14:29

Bus Mayasari yang terbakar di BSD City Tangerang. (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Sebuah bus Mayasari Bakti T431 rute Kampung  Rambutan-Poris Plawad-Pasar Rebo-Veteran-BSD dengan nomor polisi B 7993 PV terbakar di Lampu Merah Jalan Boulevard BSD Timur,  Serpong,  Kota Tangsel, Sabtu (12/9). Tidak ada korban jiwa atas peritiwa tersebut, karena api berhasil dengan cepat dipadamkan.

Kebakaran tersebut terjadi saat bus yang membawa 30 penumpang itu melintas di Jalan Boulevard BSD Timur menuju Terminal Poris Plawad Kota Tangerang sekitar pukul 12.30 WIB.

 Salah satu penumpang bus memberitahukan,  bahwa bagian belakang bus mengeluarkan asap dan percikan api. Sopir bus terpaksa pun kemudian memberhentikan laju bus di tengah jalan. Penumpang berhamburan keluar demi menyelamatkan diri.

Beruntung, ketika itu ada petugas penyiram Tanaman Jalan milik Sinar Mas Land, akhirnya  langsung  berhasil dipadamkan. Sementara mobil pemadam kebakaran Kota Tangsel baru datang setelah api berhasil dipadamkan.

"Saya habis dari ICE dan dapat telepon dari mandor saya bahwa ada bus yang terbakar. Langsung saja saya ke lokasi," ujar Budi, 45, sopir petugas penyiram tanaman.

Sedangkan Fauzi, 30, supir bus naas itu mengatakan, dirinya panik saat melihat bagian belakang bus sudah penuh dengan asap dan percikan api.

"Saat tahu bahwa bus terbakar semua penumpang panik, saya langsung berhentikan saja bus di tengah jalan. Agar penumpang dapat turun dari bus," ujar Fauzi pada wartawan.

Sementara itu, AIPTU Sahabi salah seorang petugas Kepolisian dari Polsek Serpong mengatakan,  bahwa disinyalir kebakaran tersebut terjadi disebabkan korsleting pada bagian mesin bus yang sudah tidak layak pakai.

"Dalam kejadian kebakaran ini, tidak ada korban luka atau pun korban jiwa. Kendaraan yang berada di dekat bus juga tidak ada yang terkena percikan api," ujarnya seraya menabahkan bus tersebut kini telah diamankan di Polsek Serpong.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill