VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANG SELATAN-Sebuah kantor pool bus, yakni Primajasa di Jalan RE Martadinata Kilometer 7 No.19 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel diserang oleh massa tak dikenal pada Sabtu (12/9) dini hari.
Kejadian tersebut bermula pada sekitar pukul 01.30 WIB. Sekelompok massa datang dengan menggunakan 15 sepeda motor secara tiba-tiba mendatangi pool bus tersebut dan langsung merusak pintu kaca, jendela serta komputer.
Melihat kejadian tersebut, karyawan Pool Bus Primajasa langsung menghubungi Polsek Ciputat untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut.
Salah satu operator Kantor Pool Bus Primajasa Lilik,30, mengatakan, diperkirakan masa yang datang menyerbu kantor pool bus tersebut berjumlah 20 orang. Namun, belum diketahui asalnya, serta belum ada alasan pasti kenapa sekelompok masa itu menyerang pool itu.
"Masalahnya diduga karena salah paham, diduga istri atau mungkin teman wanita dari salah seorang kawanan massa itu ada permasalahan dengan salah satu bus, tapi sepertinya mereka hanya menyebut warna dari bus saja. Mungkin salah seorang dari kawanan masa itu langsung saja menyimpulkan bahwa itu adalah salah satu bus dari PO Primajasa dan langsung menyerang," ungkap Lilik.
Polsek Ciputat yang mendapat laporan dan langsung menangani kasus ini telah mengamankan empat orang pelaku.
"Empat orang kita amankan," terang Kapolsek Ciputat, Kota Tangsel Kompol Damanik.
Sampai saat ini, Polsek Ciputat masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Adapun kerugian yang dialami oleh pihak Primajasa belum dapat ditaksir.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Aksi pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, berbuntut panjang.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews