Connect With Us

Pool Bus Primajasa di Ciputat Diserang Warga Tangsel

Putri Rahmawati | Sabtu, 12 September 2015 | 15:59

Pool Bus Primajasa (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Sebuah kantor pool bus, yakni Primajasa di Jalan RE Martadinata Kilometer 7 No.19 Kelurahan Cipayung,  Kecamatan Ciputat,  Kota Tangsel diserang oleh massa tak dikenal pada Sabtu (12/9) dini hari.

Kejadian tersebut bermula pada sekitar pukul 01.30 WIB. Sekelompok massa datang dengan menggunakan 15 sepeda motor secara tiba-tiba mendatangi pool bus tersebut dan langsung merusak pintu kaca, jendela serta  komputer.

Melihat kejadian tersebut, karyawan Pool Bus Primajasa langsung menghubungi Polsek Ciputat untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut.

Salah satu operator Kantor Pool Bus Primajasa Lilik,30, mengatakan, diperkirakan masa yang datang menyerbu kantor pool bus tersebut berjumlah 20 orang. Namun, belum diketahui asalnya, serta belum ada alasan pasti kenapa sekelompok masa itu menyerang pool itu.

"Masalahnya diduga karena salah paham, diduga istri atau mungkin teman wanita dari salah seorang kawanan massa itu ada permasalahan dengan salah satu bus, tapi sepertinya mereka hanya menyebut warna dari bus saja. Mungkin salah seorang dari kawanan masa itu langsung saja menyimpulkan bahwa itu adalah salah satu bus dari PO Primajasa dan langsung menyerang," ungkap Lilik.

Polsek Ciputat yang mendapat laporan dan langsung menangani kasus ini telah mengamankan empat orang pelaku.

"Empat orang kita amankan," terang Kapolsek Ciputat, Kota Tangsel Kompol Damanik.

Sampai saat ini, Polsek Ciputat masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Adapun kerugian yang dialami oleh pihak Primajasa belum dapat ditaksir.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KAB. TANGERANG
Demo Mahasiswa di Kator Bupati Tangerang Diwarnai Kericuhan, Soroti Kebakaran TPA hingga Kinerja OPD

Demo Mahasiswa di Kator Bupati Tangerang Diwarnai Kericuhan, Soroti Kebakaran TPA hingga Kinerja OPD

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Tangerang melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Bupati Tangerang, Kamis 13 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill