Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANG SELATAN-Sebuah kantor pool bus, yakni Primajasa di Jalan RE Martadinata Kilometer 7 No.19 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel diserang oleh massa tak dikenal pada Sabtu (12/9) dini hari.
Kejadian tersebut bermula pada sekitar pukul 01.30 WIB. Sekelompok massa datang dengan menggunakan 15 sepeda motor secara tiba-tiba mendatangi pool bus tersebut dan langsung merusak pintu kaca, jendela serta komputer.
Melihat kejadian tersebut, karyawan Pool Bus Primajasa langsung menghubungi Polsek Ciputat untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut.
Salah satu operator Kantor Pool Bus Primajasa Lilik,30, mengatakan, diperkirakan masa yang datang menyerbu kantor pool bus tersebut berjumlah 20 orang. Namun, belum diketahui asalnya, serta belum ada alasan pasti kenapa sekelompok masa itu menyerang pool itu.
"Masalahnya diduga karena salah paham, diduga istri atau mungkin teman wanita dari salah seorang kawanan massa itu ada permasalahan dengan salah satu bus, tapi sepertinya mereka hanya menyebut warna dari bus saja. Mungkin salah seorang dari kawanan masa itu langsung saja menyimpulkan bahwa itu adalah salah satu bus dari PO Primajasa dan langsung menyerang," ungkap Lilik.
Polsek Ciputat yang mendapat laporan dan langsung menangani kasus ini telah mengamankan empat orang pelaku.
"Empat orang kita amankan," terang Kapolsek Ciputat, Kota Tangsel Kompol Damanik.
Sampai saat ini, Polsek Ciputat masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Adapun kerugian yang dialami oleh pihak Primajasa belum dapat ditaksir.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGBerbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews