Connect With Us

Duh! Ini Temuan DPRD Tangsel soal APBDP untuk pertahana

Denny Bagus Irawan | Rabu, 14 Oktober 2015 | 12:59

Rapat Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2015. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN-Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Ahadi dari Partai Gerindra menyampaikan alasan Gerindra akhirnya ikut dalam mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2015 Tangsel.

 

"Karena kita sudah sisir, dari Gerindra sudah menyisir. Hasilnya, ya kita sudah mereka (Pemkot Tangsel) untuk mengalihkan ke hal yang lebih berguna untuk masyarakat," terang Ahadi, hari ini.

 

Dia mengaku, sebelumnya memang banyak anggaran yang terindikasi bahwa Pemda Tangsel telah memasukan mata anggaran untuk digunakan kepentingan pertahana.

 

Berdasarkan catatan yang dibacakan Ahadi saat rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan menyampaikan bahwa nilainya yang terindikasi tersebut sebesar Rp10,4 miliar.

 

"Kita alihkan kita minta rubah, ada sekitar 10 item salah satunya kita minta alihkan ke kegiatan seperti bedah rumah warga, itu lebih baik daripada acara ulang tahun. Sebenarnya harusnya lebih bagus untuk perbaikan infrastruktur atau kegiatan pembangunan," ujar Ahadi.

 

Nilai Rp10,4 miliar itu berdasarkan catatan DPRD Kota Tangsel masuk ke acara Hari Ulang Tahun Kota Tangsel yang akan digelar pada Novemember 2015 ini. Rata-rata per kecamatan menurut Ahadi menerima anggaran Rp500 sampai Rp1 miliar untuk menyelenggarakan acara yang diduga akan menjadi titik kampanye terselubung pasangan incumbent.

 

Uang itu akan masuk jika tak dicegah DPRD ke  Kecamatan Setu, Serpong Utara,  Serpong, Pondok Aren, Pamulang, Ciputat Timur, Ciputat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Satpol PP,  Sekretariat Korpri, Kantor Kebudayaan dan Pariwisata serta dlDinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

 

Sedangkan saat ditanya apakah pengesahan APBDP tersebut telah melanggar Undang-undang seperti apa yang telah Ahadi katakan sebelumnya karena lebih dari 30 September 2015.

 

"Setelah kita kaji ternyata Undang-undang No.32  itu sebenarnya berlaku untuk murni," terang Ahadi.  Dia menyatakan, keterlebatan dari pembahasan APBD Perubahan disebabkan adanya sejumlah fenomena dan juga salah satunya keterlambatan pihak Pemkot Tangsel.

 

"Tetapi tak apa lebih baik terlambat tetapi berkualitas. Jadi buat kami tidak ada ke khawatiran ini akan menjadi masalah atau melanggar peraturan," terang Ahadi.

 

Bagi Ahadi, tahun ini pihaknya melihat ada yang berubah pada Pemkot Tangsel yang mau merevisi atas temuan dan masukan dari DPRD.

"Alhamdulilah pemda mau merubahnya. Ini jauh sekali dibanding dengan sebelumnya," ujar Ahadi.

NASIONAL
Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Siapkan Generasi Melek Transisi Energi, PLN Latih 250 Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:19

PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) menggelar pelatihan energi terbarukan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Rekayasa Teknologi untuk Energi Terbarukan

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill