Connect With Us

Kasus Pembagian Uang, Besok Panwaslu Tangsel Jalani Sidang DKPP

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 November 2015 | 17:36

| Dibaca : 5200

Airin sempat terpancing emosi (Istimewa / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN - Panwaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan siap mengikuti sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Selasa (10/11) mendatang. Sidang perdana tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Panwaslu Kota Tangsel.

 

Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Muhammad Taufiq MZ, membenarkan adanya agenda sidang. "Ya, kami akan mengikuti proses persidangan pada Selasa," kata Taufiq kepada wartawan Senin (8/11).

 

Pihaknya,  tidak menjelaskan secara rinci agenda sidang perdana. Taufik hanya menuturkan akan membawa data kronologis penanganan laporan dugaan pelanggaran.

"Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan secara kronologis berdasarkan  data dan fakta menjadi pertimbangan majelis yalim DKPP dalam mengambil keputusan nantinya," ujar Taufiq.

 

Sebelumnya, DKPP telah menkonfirmasi adanya agenda sidang perdana terhadap Panwaslu Kota Tangsel pada Selasa mendatang. Sidang merupakan tindak lanjut laporan dirinya atas kelalaian penanganan Panwaslu Kota Tangsel terhadap dugaan politik uang dan penyalahgunaan jadwal kampanye oleh pasangan calon (paslon) petahana.

Untuk diketahui, serangkaian kegiatan pasangan incumbent pada Pilkada Tangsel, Airin Rachmi Diany – Benyamin Davnie dilaporkan ke Panwaslu Kota Tangsel, Kamis (3/9) lalu oleh seorang warga bernama Beno Novit Neang.

 

“Kami melaporkan karena pasangan nomor urut tiga (Airin-Benyamin) ini sampai sekarang belum mengajukan cuti, tetapi mereka melakukan serangkaian kegiatan yang terindikasi berkampanye, itu yang pertama,” ujarnya.

 

Sedangkan yang kedua menurut Beno, adanya serangan darat dengan menggunakan money politic, dimana Sapu Tangsel berhasil mendapatkan foto perbincangan antara dua orang terkait acara gerak jalan di Bintaro Sektor 9 pada 30 Agustus lalu.

 

"Jelas sekali kalimatnya bahwa Airin - Benyamin mengadakan kampanye, dan warga yang ikut akan diberi uang Rp50.000," katanya.

Sidang besok, kata Beno adalah tindak lanjut rekomendasi Bawaslu Provinsi Banten atas laporan dugaan pelanggaran kode etik dan dugaan ketidaktaatan secara prosedur dalam penanganan laporan pelanggaran oleh Panwaslu Kota Tangsel. “DKPP sudah memberikan konfirmasi kepada saya," ungkap Beno.

 

NASIONAL
Warga Tangerang 4 Tewas 1 Luka dalam Kecelakaan Maut di Bogor, Ini Identitasnya

Warga Tangerang 4 Tewas 1 Luka dalam Kecelakaan Maut di Bogor, Ini Identitasnya

Minggu, 18 Oktober 2020 | 12:55

TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor, Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2020) dini hari

OPINI
KSOC: Model Kompetensi Auditor Syariah pada LKS

KSOC: Model Kompetensi Auditor Syariah pada LKS

Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:05

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim

BANDARA
Tukang Bubur Tertipu Orderan Fiktif, Motornya Raib di Bandara Soetta

Tukang Bubur Tertipu Orderan Fiktif, Motornya Raib di Bandara Soetta

Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:16

TANGERANGNEWS.com–Nasib malang dialami tukang bubur, Rasidi, 34. Warga Serang, Banten ini tertipu orderan fiktif, hingga motornya seharga Rp32 juta raib dibawa kabur pelaku. Kasus ini berhasil

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil