Connect With Us

Tangsel Padukan Wisata dan Teknologi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 25 November 2015 | 11:36

Yanuar (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN-Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan bekerjasama dengan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) dengan membuat pusat laboraturium dan penelitian sebagai destinasi wisata iptek di Kecamatan Setu, Kota Tangsel.

Kerjasama strategis ini diharapkan nantinya semua agen perjalanan di Kota tangsel dapat ikut promosikan Puspitek menjadi tempat wisata pilihan. Karena selain aspek rekreasi di Puspitek para pengunjung juga dapat sekaligus menimba ilmu.

Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangsel H Yanuar mengatakan, pihaknya dapat memastikan bahwa keberadaan Puspitek di wilayah Kota Tangsel sangat bagus untuk dikembangkan sebagai lokasi tujuan pariwisata. “Sarana laboraturium yang tersedia di sini sudah memenuhi standar Internasional dan ini dibuktikan dengan banyaknya ilmuan yang telah melakukan penelitian di Puspitek,” katanya.

Dengan didukung prasarana yang ada, sangat representative bagi wisatawan domestik dan mancanegara untuk mengunjungi lahan seluas 402 hektare itu. Tentunya Puspitek dan Kota Tangsel memiliki kerjasama yang sama-sama menguntungkan. “Di satu sisi Puspitek mendapatkan nilai plus karena kunjungan wisatawan terus meningkat, lalu di sisi lain pemerintah daerah dapat meningkatkan pajak asli daerah,” katanya.

Dengan latar belakang konsep wisata yang menarik yaitu kolaborasi antara wisata dengan teknologi, terbukti ampuh menarik minat pengunjung untuk berwisata sekaligus menambah pengetahuan. “Sudah dari berbagai daerah datang ke sini, biasanyta pengunjung dat6ang dengan rombongan dan mereka menginap di sekitar sini,” katanya.

Dengan mengandalkan pemandangan alam yang terbaik, menjadikan keindahan paru-paru dunai di Puspitek sebagai tempat riset berbagai jenis tumbuhan yang biasanya tumbuh secara alami maupun sengaja di tanam, seperti tanaman ex-situ. Tujuannya tentu, kata Yanuar, sebagai bahan untuk penelitian dan pelestarian.

Yanuar menjelaskan, fungsi kebun botani tidak hanya sebagai tempat mengkoleksi atau meneliti berbagai jenis tumbuhan dan tanaman. Akan tetapi kebun ini juga mulai digunakan sebagai sarana wisata yang memiliki nilai pendidikan bagi mereka yang mengunjunginya. “Boleh dikatakan kebun botani merupakan arboretum yang kaya akan pengetahuan, seperti di Kebon Raya Bogor,” katanya.

Kebun botani di Puspitek Serpong  ini merupakan pusat penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja dirancang sebagai kawasan pusat penelitian dan pelayanan serta untuk menunjang teknologi dan keahlian SDM.

Pada awalnya kawasan seluasa 142,5 hektare ini merupakan kebun karet dan lahan penduduk. Namun, rencana pembangunan reactor nuklir pada 1964 menyebabkan tempat itu menjadi kering dan tandus.

Kemudian pada 1978 diadakan penghijauan, ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali lahan kering yang ada di lokasi. Kinisekitar 87 jenis tanaman yang diwakili sedikitnya 50 inidivu jenis pohon telah tumbuh di sana.

“Kebun ini memiliki kelebihan dari kebun lain , karena kebun ini lengkap tanamannya dari berbagai provinsi, karenanya kebun ini sering disebut juga sebagai kebun provinsi mini. Bagi anda yang ingin berkunjung ini cocok sebagai wisata teknologi, ” katanya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

TANGSEL
SPMB Tahap II SMP Negeri Tangsel 2026 Dibuka Sampai 1 Juli, Cek Jalur dan Link Daftarnya di Sini!

SPMB Tahap II SMP Negeri Tangsel 2026 Dibuka Sampai 1 Juli, Cek Jalur dan Link Daftarnya di Sini!

Senin, 29 Juni 2026 | 18:55

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

NASIONAL
PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

PHK Tembus 43 Ribu Pekerja hingga Juni 2026, Industri Manufaktur Paling Terdampak

Senin, 29 Juni 2026 | 18:49

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill