KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG SELATAN - Ketua Tim Pemenangan Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie, Mochamad Ramlie, sedang memastikan perolehan suara Pilkada Tangsel secara real count nanti malam. Menurutnya, tim sukses Airin - Benyamin tengah membentuk sebuah kelompok atau tim yang bertugas mengumpulkan data dari 2.245 TPS di seluruh Tangsel.
"Untuk real count, nanti malam data 100 persen bisa diakses wartawan. Tim real count mengumpulkan data asli dari semua TPS. Hasil quick count bisa dikonfirmasi dengan data real itu," kata Ramlie, Rabu (9/12/2015) sore.
Adapun sebelumnya, Airin-Benyamin unggul dalam hitung cepat atau quick count versi lembaga survei Charta Politika, dengan perolehan suara 60,2 persen, jauh di atas suara dua pasangan calon wali kota Tangsel lawannya. Pasangan Arsid-Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri memperoleh suara 30 persen, sedangkan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra dapat suara 9,8 persen.
Metode yang digunakan untuk melakukan hitung cepat adalah dengan purposive cluster sampling, margin of error 1 persen, dan tingkat kepercayaan 99 persen. Sampel diambil dengan mengikutsertakan pemilih di 200 TPS yang tersebar di tujuh kecamatan di Tangsel, dengan komposisi proporsional sampel dari tiap TPS di kecamatan.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Terpidana kasus investasi bodong Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Indra Kusuma alias Indra Kenz, harus kembali mendekam di balik jeruji besi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews