Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANG-DPD Generasi Muda Mathal’ul Anwar Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam peristiwa perampokan dan penusukan terhadap Hendrawan salah satu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tewas ketika melawan perampok di tempat indekosnya.
“Kami mendesak aparat keamanan Kota Tangsel untuk segera menangkap dan menghukum pelaku seberat-beratnya,” ujar Ketua DPD Gema Mathla’ul Anwar Tangsel, Adi Imam Taufik dalam keterangan persnya, Selasa (26/1/2016).
Selain itu, ia juga menambahkan agar masyarakat Tangsel selalu waspada terhadap segala ancaman, dan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib jika terdapat sesuatu yang mencurigakan.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati terhadap perilaku yang mencurigakan di sekitar kita,” tandasnya.
Ditempat terpisah, Arif Amarudin selaku Dewan Pembina DPD Gema Mathla’ul Anwar Tangsel mendesak kepada Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangsel untuk segera mengembalikan kondusifitas dilingkungan pendidikan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang berada di Tangsel ini.
“Kejadian ini sangat meresahkan semua pihak. Untuk itu kami meminta pemerintah Kota Tangsel segera usut tuntas kasus ini, sehingga aktifitas warga dan mahasiswa UIN Jakarta dapat kembali kondusif,” ujarnya.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGKuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews