Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kota Tangerang Dorong Daycare Ikut Program Tamasya
Rabu, 29 April 2026 | 19:33
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TANGERANG-DPD Generasi Muda Mathal’ul Anwar Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam peristiwa perampokan dan penusukan terhadap Hendrawan salah satu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tewas ketika melawan perampok di tempat indekosnya.
“Kami mendesak aparat keamanan Kota Tangsel untuk segera menangkap dan menghukum pelaku seberat-beratnya,” ujar Ketua DPD Gema Mathla’ul Anwar Tangsel, Adi Imam Taufik dalam keterangan persnya, Selasa (26/1/2016).
Selain itu, ia juga menambahkan agar masyarakat Tangsel selalu waspada terhadap segala ancaman, dan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib jika terdapat sesuatu yang mencurigakan.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati terhadap perilaku yang mencurigakan di sekitar kita,” tandasnya.
Ditempat terpisah, Arif Amarudin selaku Dewan Pembina DPD Gema Mathla’ul Anwar Tangsel mendesak kepada Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangsel untuk segera mengembalikan kondusifitas dilingkungan pendidikan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang berada di Tangsel ini.
“Kejadian ini sangat meresahkan semua pihak. Untuk itu kami meminta pemerintah Kota Tangsel segera usut tuntas kasus ini, sehingga aktifitas warga dan mahasiswa UIN Jakarta dapat kembali kondusif,” ujarnya.
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews