Connect With Us

Begal di Pondok Aren Tangsel Akhirnya Tewas

Denny Bagus Irawan | Jumat, 29 Januari 2016 | 11:58

Ilustrasi mayat. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANGNEWS.com-Satu dari dua begal sepeda motor  yang beraksi di depan Kantor Kelurahan Pondok Aren, RT 02 RW 01, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (29/1/2016) akhirnya tewas.

“Iya satu terduga begal telah tewas, identitas tak ada, tak ada identitas di lokasi dan di saku celana maupun anggota tubuh lainnya,” ujar AKP Mansyuri , Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, Jumat (29/1/2016).

Kedua tersangka begal tersebut, kata Mansyuri, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri di Jakarta Timur. Namun, akhirnya salah seorang terduga begal itu menghembuskan nafas terakhirnya saat akan menjelani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Saat ini saksi-saksi masih kami periksa termasuk barang bukti,” tuntasnya.

Seperti diketahui, peristiwa begal  berawal saat korban Imam Sapendi, bersama temannya, Piyu, sedang dalam perjalanan pulang usai bersantap di Warung Bubur Kacang Hijau yang ada di depan Gerbang Perumahan Palem Bintaro, Kelurahan Pondok Aren.

 

Tiba-tiba di tengah jalan, korban dan temannya yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi B 6830 VDC dipepet dua pelaku yang berboncengan dengan motor Yamaha Mio, B 6617 WAY.

Korban juga ditendang oleh salah seorang pelaku. Namun, justru malah pelaku nyaris terjatuh.

Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis samurai. Namun, korban berhasil merebut senjata itu seraya berteriak ‘begal’ dan didengar warga.

Tak lama kemudian masyarakat pun berdatangan dan menangkap pelaku. Setelah itu, pelaku ditelanjangi sambil dipukuli oleh massa. Pelaku juga nyaris dibakar massa. Untungnya, petugas Polres Tangsel yang sedang piket dengan cepat dapat mencegah rencana warga itu. (RAZ)

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill