Connect With Us

Kisah 'Spiderkid' yang Tewas di Ciputat Tangsel

Denny Bagus Irawan | Kamis, 4 Februari 2016 | 10:46

Aksi 'Spiderkid' Pipit saat masih hidup memanjat salah satu tower. (Istimewa / Tangerangnewscom\)

TANGERANG SELATAN-Bocah wanita berusia 14 tahun yang miliki kelainan hobi memanjat tower atau bangunan yang tinggi, Fitria Aulia alias Pipit yang populer disebut sebagai ‘Spiderkid’ tewas di Stasiun Pondok Ranja, Ciputat Timur, Kota Tangsel, pada Rabu (3/2/2016) sore.

Baca Juga : Ibu Sang 'Spiderkid' Tuding Warga Pembunuh Pipit

 

“Benar Pipit yang memiliki kelainan sedikit dengan senang memanjat tower itu sudah tiada, kemarin dia tersenggol kereta api setelah sempat memanjat juga di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Pondok Ranji,” terang Kapolsek Ciputat Kompol H Damanik saat dihubungi Kamis (4/2/2016).

Kapolsek

Setelah tewas jasad Pipit kemudian dibawa ke rumahnya yang berlokasi di Jalan Menjangan, RT 05/04, Pondok Ranji, Ciputat Timur.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB kemarin, dia sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum di dekat rumahnya. Selama dia masih hidup sudah beberapa kali tower di sekitar Ciputat dipanjatnya,  anggota kita sempat beberapa kali menyelamatkan dia,” ujar Kapolsek.

Pipit tidak saja sering memanjat tower di daerah Kota Tangsel, tetapi juga dia kerap naik tower dimana pun dia berada, seperti di Jakarta Barat ketika dirinya sedang diajak orangtuanya berkunjung ke rumah kerabatnya.

KAB. TANGERANG
APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

Rabu, 8 April 2026 | 21:01

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan Undang-undang (UU) No 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) tidak berdampak pada pegawai di wilayahnya.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TANGSEL
Longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek Tangsel Berpotensi Meluas, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek Tangsel Berpotensi Meluas, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Rabu, 8 April 2026 | 20:49

Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill