Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANG SELATAN-Warga di Perumahan Catalina RT 2/19 Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (5/2/2016) sekira pukul 11.30 WIB menemukan mayat laki-laki yang telah membusuk.
Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro mengatakan, setelah diperiksa petugas diketahui mayat laki-laki tersebut adalah Sunarto pria berusia 43 tahun asal Sragen, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai tukang bangunan. “Penyebabnya diduga karena sakit,” terang Kapolsek, Jumat (5/2/2016).
Peristiwa itu diketahui setelah dua orang saksi yang akan berkunjung ke rumah korban di TKP, yakni Waluyo dan Parman tak juga melihat korban selama lima hari belakangan.
Rumah Sunarto yang sedang diperbaiki oleh dirinya sendiri juga dalam keadaan terkunci ketika keduanya datang. Namun, keduanya mencium bau busuk yang menyengat.
“Kedua saksi mengintip dari kaca, mereka lihat almarhum sudah terlentang, kemudian saksi melapor ke security perumahan, kemudian melaporkan ke Polsek Serpong,” katanya.
Setelah mendatangi lokasi dan memeriksa jasad Sunartotidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. “Pihak keluarga sudah kami kabarkan, sedangkan mayat korban juga sudah divisum di RS,” katanya.
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGPelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews