Connect With Us

Warga Temukan Mayat Membusuk di Serpong

Denny Bagus Irawan | Jumat, 5 Februari 2016 | 18:45

Ilustrasi mayat. (Shutterstock / Shutterstock)

 

TANGERANG SELATAN-Warga di Perumahan Catalina RT 2/19 Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (5/2/2016) sekira pukul 11.30 WIB menemukan mayat laki-laki yang telah membusuk.

 

Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro mengatakan, setelah diperiksa petugas diketahui mayat laki-laki tersebut adalah Sunarto pria berusia 43 tahun asal Sragen, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai tukang bangunan.  “Penyebabnya diduga karena sakit,” terang Kapolsek, Jumat (5/2/2016).

 

Peristiwa itu diketahui setelah dua orang saksi yang akan berkunjung ke rumah korban di TKP, yakni Waluyo dan Parman tak juga melihat korban selama lima hari belakangan.

 

Rumah Sunarto yang sedang diperbaiki oleh dirinya sendiri juga dalam keadaan terkunci ketika keduanya datang. Namun, keduanya mencium bau busuk yang menyengat.

 

“Kedua saksi mengintip dari kaca, mereka lihat almarhum sudah terlentang, kemudian saksi melapor ke security perumahan, kemudian melaporkan ke Polsek Serpong,” katanya.

 

Setelah mendatangi lokasi dan memeriksa jasad Sunartotidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. “Pihak keluarga sudah kami kabarkan, sedangkan mayat korban juga sudah divisum di RS,” katanya.

 

  

 

 

HIBURAN
Wedding Open House Whispers of Forever Hadirkan Inspirasi Pernikahan di VIVERE Hotel ARTOTEL Curated

Wedding Open House Whispers of Forever Hadirkan Inspirasi Pernikahan di VIVERE Hotel ARTOTEL Curated

Sabtu, 18 April 2026 | 19:00

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin melalui Wedding Open House bertajuk “Whispers of Forever” yang digelar pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi pasangan

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill