Connect With Us

Mayat Pria Bertato dibakar dan dibuang di Serpong

Denny Bagus Irawan | Selasa, 26 Juli 2016 | 12:00

Mayat pria yang dibakar di Lengkong Wetan Serpong. (Tangerangnews.com / Raden Bagoes Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan di Kampung Ciater 2 RT 02/08, Lengkong Wetan,  Kecamatan Serpong, Tangsel pagi tadi.

Saat ini anggota Polsek Serpong, Polres Tangsel dan Polda Metro Jaya masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.

"Mayat pria yang seperti bekas dibakar, berusia sekitar 30-40 tahun. Saat diperiksa tidak ditemukam identitas pada mayat tersebut," ujar Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro, Selasa (26/07/2016).

Didik mengatakan, pria yang mengenakan jeans dan kaus warna putih  tersebut diduga korban pembunuhan karena ada bekas luka di muka korban. Adapun  ciri lainnya mengenakan kalung perak, bertato Batman di punggung kiri atas dan lengan kanan atas bertato. 

Mayat korban ditemukan pertama kali di oleh Nisan  warga sekitar yang sedang meneduh. 

 

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian,  Nisan dirinya saat  berteduh di Kebon Pisang melihat daun pohon pisang bekas kebakar. 

Kemudian setelah diperiksa, dia melihat ada benda mirip boneka.  Ternyata setelah diamati  ada mayat dalam keadaan telungkup dan terbungkus kain sarung yang telah terbakar."Saksi lalu melaporkan kejadian tersebut," terangnya. 

 

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan rangkaian promo All You Can Eat (AYCE) yang dapat dinikmati mulai siang hingga malam hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill