Connect With Us

Kepsek Kharisma Bangsa Bantah Bekerjasama Melakukan Kudeta di Turki

Denny Bagus Irawan | Jumat, 29 Juli 2016 | 12:27

Sekolah SMP dan SMA Sekolah Kharisma Bangsa. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com,-Kepala sekolah SMP dan SMA Sekolah Kharisma Bangsa, Sutirto, membantah sekolah yang dipimpinya itu terkait dengan negara Turki.

Dijelaskannya, Sekolah Kharisma Bangsa merupakan sekolah yang bernaung dibawah Yayasan Indonesia.

"Sehingga tidak ada kaitannya denga  Turki. Sepenuhnya, sekolah Kharisma Bangsa dibawah yayasan Kharisma Bangsa merupakan yayasan Indonesia," ujarnya Jumat (29/07/2016).

Lebih jauh Sutirto menerangkan, sekolah dengan moto School of Global Education itu, memang berawal dari kerjasama antara yayasan Kharisma Bangsa dengan yayasan Fasyat yang bernaung di Turki.

"Awal berdiri memang yayasan bekerjasama dengan yayasan dari Turki, fasyat. Kerjasama itu berlangsung dari awal berdiri hingga tahun 2014. Dan sejak saat itu Kami tegaskan tidak ada kerjasama dengan lembaga formal dari Turki," tegas Sutirto.

Dia juga membantah bahwa sekolah yang berada di Jalan Terbang Layang No.21 Pondok Cabe Udik, Tangsel itu juga terkait dengan Fathulla Gullen.

"Kalau terkait Gullen, sebetulnya secara formal-informal kami tidak ada kaitannya, memang mungkin ada beberapa guru dari negara Asing seperti dari Turki," singkatnya. 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill