Connect With Us

Butuh Uang, Pembunuh Pedagang Kelontong Terpaksa Layani Berhubungan Intim

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 September 2016 | 20:21

| Dibaca : 6115

Petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan jasad Sumarmin,40, di warung kelontong miliknya di Pondok Aren, Sabtu (10/09/2016) (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-PJS, 33, pelaku pembunuh pedagang kelontong di Komplek Pondok Pucung Indah, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengaku memperoleh uang sebesar Rp350 ribu sampai Rp 500 ribu usai berkencan dengan korbannya Sumarmin. 

Pria yang bekerja serabutan itu mengaku, telah mengenal korbannya selama 2 tahun. "Saya tidak gay, karena butuh uang saja, Rp350-500 ribu," ucap PJS, di Mapolsek Pondok Aren, Kamis (14/9/2016).

Dia tega membunuh korbannya lantaran sakit hati dikatai sang korban usai melakukan hubungan asmara pada malam itu.

"Jadi korban dan pelaku bertemu Kamis malam, saat korban meminta pelaku melakukan hubungan yang kedua di malam itu, tapi pelaku menolak dan dikatai oleh korbannya. Karena kesal kemudian pelaku menusuk korbannya beberapa kali dan membekap kepala korban dengan bantal hingga tewas," kata Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan.

Atas perbuatan pelaku dijerat pasal 365 ayat 3 pencurian dengan kekerasan dan pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 8 tahun penjara.

Dalam pelariannya, JPS sempat melarikan diri ke wilayah Brebes dan Jogjakarta. "Kami masih memburu barang yang dijual pelaku di Jogjakarta," terang Kapolres.

 

 

WISATA
Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2019 | 08:13

TANGERANGNEWS.com-Anda sedang mencari objek wisata terbaik di Jakarta? Meskipun menjadi kota metropolitan dengan tingkat mobilitas yang sangat

NASIONAL
WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

Minggu, 18 Agustus 2019 | 11:24

TANGERANGNEWS.com-Wanita Selam Indonesia (WASI) memecahkan rekor dunia dengan pengibaran bendera Merah Putih seluas 1.014 meter persegi di dasar Teluk Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tepatnya di kawasan Megamas.

TOKOH
Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Jadi Rektor UMT, Ini Profil Amarullah

Selasa, 9 Juli 2019 | 17:12

TANGERANGNEWS.com-Ahmad Amarullah resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) masa jabatan 2017–2021 atau melanjutkan jabatan almarhum Achmad Badawi yang meninggal dunia 4 Juni 2019 lalu.

OPINI
Suhendar dan Pilkada Tangsel

Suhendar dan Pilkada Tangsel

Kamis, 20 Juni 2019 | 23:48

Bila selama ini isu pergerakan Tangerang Selatan seringkali bermula dari kawasan Ciputat, kini tawaran gerakan perubahan lahir dari daerah paling ujung

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt