Connect With Us

Gedung di Bintaro yang akan Diruntuhkan Tidak Miring

Denny Bagus Irawan | Rabu, 28 September 2016 | 18:10

| Dibaca : 4022

gedung roboh di Bintaro karena tidak berizin alias ilegal. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Pihak Pemkot Tangsel memastikan gedung PaninBank yang mangkrak di Bintaro Sektor 7, Kota Tangsel dalam kondisi layak dan tidak mengalami kemiringan atau kegagalan struktur.

 

Hal itu diutarakan  Arsitek yang juga anggota Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Pemerintah Kota Tangsel, Tateng K Djajasudarma. Sebab, sebelumnya beberapa kali narasumber dalam pemberitaan menyebutkan bahwa gedung tersebut tidak layak karena miring, sehingga dikosongkan.

 

"Sejak awal gedung itu dibangun, setelah kami kaji dan periksa dengan Bu Wali Kota, ternyata sudah memenuhi syarat dan tidak ada masalah. Gedungnya juga lurus, tidak miring. Kalaupun gedung itu ditempati, bisa-bisa saja sebenarnya, asal sesuai dengan peruntukkannya," kata Tateng kepada wartawan.

 

Sedangkan, soal metode pembongkaran PT Wahana Infonusa selaku kontraktor pelaksana pembongkaran gedung Panin Bank melalui Ari Yudhanto menjelaskan, metode pembongkarannya akan dilakukan secara kombinasi, antara penggunaan crane yang ada wrecking ball-nya dengan pelemahan struktur pada bagian balok plat lantai. “Pengeboran beton, pemberian chemical khusus, serta pemasangan sling baja untuk menarik dan mengontrol arah jatuhnya material," kata Ari.

 

Wrecking ball pada crane yang digunakan saat pembongkaran tidak semata-mata langsung menghantam bangunan hingga roboh. Pihak kontraktor harus melemahkan bagian bangunan dengan metode dan cairan kimia, baru kemudian dirobohkan dengan wrecking ball.

 

Ari menjelaskan, tahapan itu sudah disepakati dengan Pemkot Tangsel. Dan, untuk tidak menggunakan peledak dalam membongkar gedung. Penggunaan peledak seperti beberapa pembongkaran di luar negeri dianggap memiliki dampak yang lebih berbahaya terhadap lingkungan sekitar.

 

 

TANGSEL
Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap

Bullying Siswi SMA Nusantara Plus Ciputat Berawal dari Aksi Saling Tatap

Senin, 21 Agustus 2017 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Penyebab aksi bullying siswi di SMA Nusantara Plus, Ciputat, Tangsel, yang terekam dalam video telah diketahui oleh pihak sekolah. Berdasarkan keterangan murid yang terlibat, aksi itu berawal karena saling tatap antara kakak dengan adik

NASIONAL
VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

Jumat, 4 Agustus 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan Kampanye Imunisasi

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie