Connect With Us

Peruntuhan Gedung di Bintaro Kembali Diundur

Denny Bagus Irawan | Senin, 3 Oktober 2016 | 16:00

Perobohan bangunan gedung Panin Bank di Bintaro akan menggunakan teknik penghancuran dengan melemahkan beberapa titik pada bagian yang memang sudah tidak kuat. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com- Ari Yudhanto, Manager Project PT Wahana Infonusa yang didapuk menjadi perusahaan untuk merobohkan gedung menyatakan, peruntuhan gedung Panin Bank di BintarO Sektor 7, Kota Tangsel kembali diundur dari jadwal yang seharusnya pada 7 Oktober 2016 menjadi 14 Oktober 2016.

“Setelah kita koordinasi dengan Kabag Ops dan pihak Pemkot Tangsel meminta dipilih tanggal 14 Oktober untuk persiapan lebih matang lagi,” ujar Ari, Senin (3/10/2016).

Sementar itu, Anggota Tim Ahli Bangunan dan Gedung (TABG) Kota Tangsel, Tateng Djajasudarma mengatakan, pembongkaran kali ini akan menjadi yang pertama di Indonesia yang tertib secara aturan. Menurut dia di Indonesia gedung yang sudah tidak dipakai atau tidak layak huni biasanya akan dirobohkan begitu saja.

“Izinya kali ini sudah lengkap dari Pemkot Tangsel,” ujarnya.

Teknik yang akan digunakan menurut dia adalah dengan cara menggunakan dua wrecking ball seberat 2 ton. Karenanya, di lokasi sudah terdapat crawler crane sebagai penopang bandul.

Chaidir Anwar Makarin anggota TABG Kota Tangsel lainnya mengatakan, alasan tidak menggunakan dinamit karena medannya tidak luas. “Namun, teknik ledakan membutuhkan waktu penelitian atau perancangan yang lebih lama demi kehati-hatian ,” katanya.

Sebab, di gedung tua yang bagian depannya sudah roboh pada Juni lalu terdapat gedung bertingkat selain rumah sakit dan SPBU. “Tentu hal itu harus dipertimbangkan, karena tentunya sangat sensitive,” terangnya.

 

 

 

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill