Connect With Us

WN Singapura yang Ditemukan Tewas di Serpong kehabisan uang

Denny Bagus Irawan | Rabu, 9 November 2016 | 14:00

WN Singapura yang ditemukan tewas di Serpong. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-WN Singapura yang tewas di sebuah kamar kos di Kampung Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (8/11/2016) malam menjadi sopir pribadi di Indonesia diduga karena kehabisan uang.

Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri mengatakan, sebenarnya tujuan korban datang ke Tangerang untuk menagih utang.  Namun, si peminjam uang sulit untuk ditemui. Bahkan, korban sampai kehabisan uang hidup di Tangerang.

"Kehabisan uang jadi jadi sopir pribadi,” ujarnya.

 Sebelumnya diberitakan TangerangNews.com, WN Singapura Shim Alwin (sebelumnya ditulis Jhon),  pria yang berusia 64 tahun yang berada di tempat kos milik Nata itu ditemukan tewas. 

"Dia tewas diduga karena over dosis meminum obat," terang Nata. 

Korban diketahui baru menetap selama tujuh hari di lokasi. Petugas dari Polsek Serpong yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Jasad korban yang berprofesi sebagai sopir pribadi tersebut pun langsung dievakuasi petugas.

“Saya sudah curiga sejak pagi, karena sejak pagi pintu kamar tidak terbuka. Saya coba cek ke dalam, ternyata korban sudah meninggal,” ujar Nata.

 

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill