Connect With Us

Warga Protes, Harga Ganti Rugi Tol Serpong-Cinere Tak Sesuai

Ray | Selasa, 20 Desember 2016 | 16:00

| Dibaca : 3239

Ganti rugi Tol Serpong-Cinere. (@TangerangNews.com 2016 / Ray)

TANGERANGNews.com-Warga yang terdampak pembebasan jalan tol Serpong-Cinere protes mengenai harga ganti rugi dalam pembebasan Tol Serpong-Cinere. Proyek nasional itu membabat sebagian wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satunya, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.  

 

Warga Komplek Griya Azzahra Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat mengaku kecewa dengan tim appraisal pembebasan lahan tol Serpong-Cinere. Soalnya, harga yang ditawarkan dibawah harga pasar.

 

Warga pun memprotes atas kebijakan tersebut. Warga menyebutkan akan tetap bertahan dan tidak ingin lahan dan bangunannya dijual meskipun untuk kepentingan khalayak ramai. Selain itu, warga mencurigai adanya mafia tanah  dalam pembebasan lahan milik warga.    

 

Salah seorang warga Griya Azzahra Mula mengaku harga jual di area tersebut sebesar Rp5,5 juta per meter. Sementara, tim appraisal pembebasan tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel dihargai sebesar Rp4,8 juta per meter. 

 

"Kami jelas tidak puas dengan nilai ganti rugi yang ditawarkan. Katanya ganti untung, tapi ini untuk membeli rumah baru lagi tidak cukup," ungkapnya, Senin (20/12).

 

Warga lain, Fadil mengaku nilai bangunan yang sudah di total dengan sarana dan prasananya hanya dibawah Rp4 juta.  Ia juga menyayangkan tidak adanya kesempatan untuk bernegosiasi mengenai keberatan ini.

 

Karena panitia tim pembebasan lahan menyerahkan langsung kepada Pengadilan. "Ini aneh. Pemilik tidak diberi kesempatan bernegosiasi," tandasnya.

 

BPN Tangsel Lepas Tangan Soal Harga Tanah

Menanggapi keberatan warga, panitia tim pembebasan lahan dari BPN Kota Tangsel Jemmy mengaku hal tersebut adalah wajar. Karena itu warga dipersilahkan untuk mengajukan keberatan ke pengadilan negeri. Kendati demikian, Jemmy mengaku tidak menutup kemungkinan adanya negosiasi jika memang diperlukan. 

 

"Nanti akan kami sampaikan pada pimpinan. Tergantung beliau. Jika memang nanti dianggap perlu ya mungkin saja," kilahnya. 

Sementara, jumlah bidang tanah yag terdampak proyek jalan Tol Serpong-Cinere sebanyak 302 bidang. Persoalan ketidakpuasan warga atas penawaran harga, Jemmy mengaku bukan kewenenangannya. 

"Tim appraisal memiliki penilaian sendiri terhadap rumah warga yang akan digusur," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Gebyar Kemerdekaan, Sinar Mas Land Asah Kreatifitas Anak Bangsa

Gebyar Kemerdekaan, Sinar Mas Land Asah Kreatifitas Anak Bangsa

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:11

TANGERANGNEWS.com-Memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, Sinar Mas Land melalui Rumah Pintar BSD City menyelenggarakan

SPORT
2-1, Persita Petik Kemenangan Atas Persiraja

2-1, Persita Petik Kemenangan Atas Persiraja

Rabu, 18 September 2019 | 22:19

TANGERANGNEWS.com-Laga cukup keras berlangsung saat skuat Pendekar Cisadane mejamu Persiraja di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (18/9/2019).

PROPERTI
4 Pimpinan Definitif DPRD Tangsel Diumumkan, Abdul Rasyid  Jadi Ketua

4 Pimpinan Definitif DPRD Tangsel Diumumkan, Abdul Rasyid Jadi Ketua

Kamis, 19 September 2019 | 21:14

TANGERANGNEWS.com-Abdul Rasyid, politisi Partai Golkar terpilih sebagai Ketua DPRD Tangsel definitif periode 2019-2024 beserta Iwan Rahayu dari PDI Perjuangan, Li Claudia Chandra dari Gerindra, dan Mustofa dari PKS sebagai Wakil Ketua.

"Semua pengalaman dalam hidup mengajarkan pada kita hal - hal yang penting untuk terus maju."

Brian Tracy