Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERNGNews.com-Polresta Tangsel menyiagakan 1.892 personel gabungan untuk mengamankan natal dan pergantian tahun. Selain itu, delapan pos kemanan (pospam) akan didirikan di sejumah titik di wilayah hukum polresta.
Delapan pospam tersebut antara lain berlokasi di kolong fly over Ciputat, di depan Gereja Katedral Gading Serpong, depan WTC Matahari, perempatan Muncul dan di depan Pamulang Square, SMS (Summarecon Mal Serpong), Bintaro X-Change, dan Mal Living Wold, Alam Sutera.
"Tahun sebelumnya, tempat tersebut sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk merayakan tahun baru," terangnya ditemui usai rapat koordinasi di salah satu rumah makan di Serpong, Selasa (20/12).
Ia menegaskan, pihaknya juga siap mengamankan jalannya natal dari ancaman terorisme dan tindak kejahatan lainnya. Baik itu pencurian dengan kekerasa (curas) maupun pencurian dengan pemberatan (curat).
Kabag Ops Polres Tangsel Kompol Hadi Supriyatna memaparkan, personel tersebut berasal dari komposisi 975 personel Polri, 150 personel TNI dan 740 instansi gabungan seperti Bhabinkamtibmas, dan KSK.
"Total ada 123 gereja di Kota Tangsel, tetapi yang memiliki jemaat hingga puluhan ribu hanya 17. Itu gereja besar yang menjadi prioritas penjagaan kami," terangnya.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews