Connect With Us

Rumah di Babakan Tangsel Digerebek Densus, 3 Terduga Teroris Tewas

Ray | Rabu, 21 Desember 2016 | 13:00

| Dibaca : 1476

Petugas kepolisian saat berada di kediaman terduga teroris di Tangsel. (@TangerangNews.com 2016 / Ray)

 

TANGERANGNews.com-Sebuah rumah kontrakan yang berlokasi Babakan, Setu, Kota Tangsel, pada Rabu (21/12/2016) digerebek petugas Tim Densus 88 Antiteror. Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mendatangi lokasi kejadian menjelaskan, ‎Tim Densus 88 Mabes Polri telah lumpuhkan teroris di tiga lokasi berbeda, yakni Tangsel, Banten, Payakumbuh, Sumatera Barat dan Deli Serdang, Sumatera Utara.

Penggerebekan terduga teroris di Tangsel merupakan hasil pengungkapan kasus bom panci di Bintara, Bekasi.  Dari keterangan tersangka wanita yang ditangkap, didapat informasi ada penyerangan dari kelompok teroris yang berlokasi di Tangsel.

“Tersangka di sini mencoba melempar bom rakitan ke petugas. Beruntung bom pipa itu tidak melukai anggota,” katanya.   Dia juga mengatakan, total yang ditangkap di wilayah Tangsel empat orang, tiga diantaranya tewas ditembak. 

Sedangkan, barang bukti yang disita sepucuk  senjata api revolver dan 3 bom pipa yang disimpan di tas ransel. “Kami langsung melakukan sterilisasi lokasi,” katanya.

BANDARA
Tersangka Pelecehan & Pemerasan Perempuan di Bandara Soetta Ditangkap

Tersangka Pelecehan & Pemerasan Perempuan di Bandara Soetta Ditangkap

Jumat, 25 September 2020 | 16:42

TANGERANGNEWS.com–Kepolisian berhasil meringkus tenaga medis berinisial

BANTEN
Banten Dikepung Potensi Bencana, Wartawan & Aktivis Dalami Jurnalisme Profetik

Banten Dikepung Potensi Bencana, Wartawan & Aktivis Dalami Jurnalisme Profetik

Sabtu, 26 September 2020 | 19:40

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tsunami Banten yang terjadi pada medio

OPINI
Peran Perguruan Tinggi dalam Menanggulangi Pandemi COVID-19

Peran Perguruan Tinggi dalam Menanggulangi Pandemi COVID-19

Rabu, 30 September 2020 | 15:42

COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO dan ditetapkan

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil