Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com-Jaringan teroris di Tangsel digerebek sekitar pukul 10.00 WIB, hari ini. Jalan Raya Serpong. Berawal sekitar pukul 08.00 WIB, target atas nama, Adam Noor Syam,di Jalan Raya Serpong dilakukan penangkapan.
Dari hasil interogasi diperoleh informasi bahwa mereka berencana untuk melakukan aksi teror pada akhir tahun 2016 dengan target Pos Polisi Lantas di Eka Hospitals ,Serpong dengan modus operandi akan melakukan penusukan dengan sangkur terhadap anggota Polri.
Polisi yang akan ditusuk ketika sudah ramai, baik anggota Polri dan masyarakat yang datang. Sebab, pelaku akan melakukan bom bunuh diri.
Sekitar pukul 09.45 WIB, telah dilakukan penggerebekan kontrakan yang ditempati oleh target bernama Omen,Irwan dan Helmi.
Pada saat dilakukan penggerebekan, ketiga tersangka diawali dengan melakukan public address guna mengingatkan kepada para tersangka untuk menyerah dan masyarakat untuk menjauh dari TKP.
“Dan berikutnya dilakukan evakuasi terhadap warga sekitar. Setelah itu kemudian dilakukan penggerebekan dan tersangka melakukan perlawanan dengan mengambil bom yang sudah jadi. Sehingga kemudian dilakukan tindakan represif yang mengakibatkan tewasnya ketiga tersangka,” ujar Kapolres Kota Tangsel AKBP Ayi Supardan.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGJajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.
RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews