Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNews.com-Jaringan teroris di Tangsel digerebek sekitar pukul 10.00 WIB, hari ini. Jalan Raya Serpong. Berawal sekitar pukul 08.00 WIB, target atas nama, Adam Noor Syam,di Jalan Raya Serpong dilakukan penangkapan.
Dari hasil interogasi diperoleh informasi bahwa mereka berencana untuk melakukan aksi teror pada akhir tahun 2016 dengan target Pos Polisi Lantas di Eka Hospitals ,Serpong dengan modus operandi akan melakukan penusukan dengan sangkur terhadap anggota Polri.
Polisi yang akan ditusuk ketika sudah ramai, baik anggota Polri dan masyarakat yang datang. Sebab, pelaku akan melakukan bom bunuh diri.
Sekitar pukul 09.45 WIB, telah dilakukan penggerebekan kontrakan yang ditempati oleh target bernama Omen,Irwan dan Helmi.
Pada saat dilakukan penggerebekan, ketiga tersangka diawali dengan melakukan public address guna mengingatkan kepada para tersangka untuk menyerah dan masyarakat untuk menjauh dari TKP.
“Dan berikutnya dilakukan evakuasi terhadap warga sekitar. Setelah itu kemudian dilakukan penggerebekan dan tersangka melakukan perlawanan dengan mengambil bom yang sudah jadi. Sehingga kemudian dilakukan tindakan represif yang mengakibatkan tewasnya ketiga tersangka,” ujar Kapolres Kota Tangsel AKBP Ayi Supardan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGBadan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews