Connect With Us

Hujan Es di Tangerang Diprediksi Hingga Akhir Bulan Maret

Denny Bagus Irawan | Senin, 16 Maret 2009 | 09:59

Hujan es batu (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Pelayanan dan Jasa Balai Besar Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Ciputat Abdul Tohir mengatakan, hujan lebat hingga menggumpal seperti es akan terjadi hingga akhir Maret ini.

Dia mengatakan, saat ini telah terjadi perbedaan suhu lapisan didalam awan dan luar awan sehingga hujan yang turun tidak cair, tetapi berbentuk gumpalan es.

pohon

Namun hujan es ini tidak merata di seluruh Tangerang.  Hujan es masih mendominasi Tangerang bagian selatan dengan frekuensi curan hujan yang cukup besar, yakni 50 milimeter dalam waktu dua jam.

"Warga harus mewaspadai bila siang hari terjadi panas, karena biasanya sore hari bergumpal awan hitam yang dilanjutkan dengan turunnya hujan disertai angin kencang," jelasnya.

 

Pohon-pohon besar yang sudah berusia tua harus ditebang, karena dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas. "Sebab daya terjang angin mencapai radius 5-6 kilometer sehingga membahayakan saat kecepatan angin melintas," tandasnya. (DENNY BAGOES IRAWAN)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:58

Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) AM, 32, dan DS, 27, ditangkap aparat Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur yang beraksi di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill