Connect With Us

Korban Gusuran Tol Serpong-Cinere Ngadu ke Kemen PU

Ray | Jumat, 23 Desember 2016 | 15:00

| Dibaca : 1463

Warga yang mengadu ke KemenPU. (@TangerangNews.com 2016 / Ray)

TANGERANGNews.com-Korban gusuran Tol Serpong-Cinere yang kebanyakan adalah warga Griya Azzahra, Serua Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadukan nasib mereka dengan mendatangi kantor pantia pembebasan lahan tol, Kementerian Pekerjaan umum (Kemen PU) di Giriloka 2, BSD, Serpong.

 

Mereka kecewa dengan hasil penilaian dari tim appraisal yang dinilai jauh dari harapan. Untuk itu, warga mendesak panitia untuk kembali meninjau harga dengan melakukan appraisal ulang.

 

"Karena nilai ganti rugi yang ditawarkan sangat jauh dari perkiraan. Bahkan untuk kembali membeli rumah dengan luas dan akses yang sama seperti sekarang pun enggak cukup," ungkap salah seorang warga, Maryati Jumat (23/12).

 

Sunaryo warga lainnya juga mengaku keberatan dengan hasil appraisal dimana ada beberapa item miliknya,  seperti ganti rugi solatium  yang berbeda jauh dengan lainnya.

 

"Karena ada item yang tidak sesuai maka nilainya pun menjadi murah.  Rumah saya 90 meter di komplek dengan akses bagus begini,  cuma dihargai Rp600 juta," ketusnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Tim pembebasan ahan Tol Serpong-Cinere, Prabandityo menyatakan, tidak akan melakukan appraisal ulang. Menurutnya seluruhnya sudah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis penilaian pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. 

"Semua sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Harga yang diberikan sudah yang tertinggi," katanya.

Prabandityo menambahkan jika memang warga yang terkena gusur keberatan dengan nilai yang diberikan bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri."Jika tidak setuju warga bisa ajukan gugatan ke pengadilan," tandasnya.

WISATA
Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Kota metropolitan seperti Tangerang saat ini sudah kekurangan ruang terbuka sebagai sarana rekreasi. Namun keterbatasan itu dimanfaatkan Istana Nelayan Resto & Cafe yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, deng

BANTEN
Tolak Pabrik Mayora, Mahasiswa dan Aktivis Semen Kaki di Kota Serang

Tolak Pabrik Mayora, Mahasiswa dan Aktivis Semen Kaki di Kota Serang

Rabu, 29 Maret 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Aksi penolakan berdirinya pabrik Mayora di Pandeglang terus dilakukan oleh kelompok mahasiswa dan aktivis. Kelompok yang tergabung dalam Aliansi Tolak Privatisasi Air (ATPA) tersebut menggelar aksi semen kaki di depan kampus IAIN Sultan

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell